Ketika Karyawan “Harus” Jadi Duta Perusahaan

Sekitar 16 ribu karyawan PT Pertamina (Persero) melakukan sosialisasi penggunaan tabung gas LPG yang aman di beberapa daerah selama Bulan Ramadan. Bahkan, jajaran direksi pun turun serta "turun tangan".

Media Manager Pertamina Wianda Pusponegoro di Jakarta pekan ini mengungkapkan, kegiatan tersebut dilakukan intensif dengan kunjungan langsung ke masyarakat konsumen," kata Media Manager PT Pertamina (Persero) di Jakarta, Senin.

Menurut Wianda, sosialisasi penggunaan tabung LPG secara aman itu dilakukan tidak hanya oleh karyawan tapi juga jajaran para direksi. Sosialisasi dilakukan ke beberapa daerah seperti Surabaya, Medan, dan beberapa daerah terpencil.

"Materi penyampaiannya antara lain tentang bagaimana menggunakan tabung LPG yang aman dan apa yang bisa dilakukan jika terjadi kebocoran," ungkap Wianda.

Selain ke berbagai daerah, seluruh karyawan Pertamina berkewajiban menyosialisasikan penggunaan tabung LPG minimal pada masyarakat sekitar tempat tinggal mereka.

Sebelumnya, menyusul maraknya peristiwa ledakan tabung gas elpiji 3 Kg, Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan menyatakan bahwa pihaknya telah mengajak seluruh karyawan Pertamina untuk menjadi relawan kegiatan sosialisasi mengenai tata cara penggunaan elpiji 3 Kg yang benar.

"Kami akan mengajak pegawai menjadi duta perusahaan untuk menyosialisasikan penggunaan elpiji 3 Kg di tempat tinggalnya masing-masing," ujar Karan pada akhir Juli lalu.

Karen menegaskan, tidak akan memaksa karyawan untuk menjadi relawan. Bagi karyawan yang sudah menyatakan kesediaannya, perusahaan akan memberikan pelatihan khusus materi sosialisasi dan juga cara melakukan sosialisasi yang baik.