Keterampilan Berkomunikasi Syarat Utama Pencari Kerja

Para pimpinan perusahaan ternyata lebih memperhatikan keunggulan-keunggulan “kecil”, seperti keterampilan berkomunikasi dan etos kerja dari para pelamar kerja. Kedua hal itu dipandang lebih penting ketimbang prestasi akademis yang tertuang dalam angka-angka di lembar ijazah.

Temuan tersebut memang berasal dari sebuah penelitian terbaru di Inggris. Namun, bagi sumber daya manusa di Indonesia, hasil survei itu bisa menjadi gambaran umum tentang apa yang diinginkan oleh pihak perusahaan dan apa yang harus dipenuhi oleh pencari kerja.

Penelitian tersebut melibatkan 1400 jajaran petinggi perusahaan sebagai responden. Hasilnya memerlihatkan betapa unsur-unsur pimpinan perusahaan menempatkan keterampilan berkomuniasi, etos kerja dan kepribadian di urutan teratas daftar persyaratan yang paling mereka tuntut dari para pelamar kerja.

Empat dari sepuluh petinggi perusahaan (40%) menyebutkan keterampilan berkomunikasi dalam tiga besar daftar syarat yang mereka ajukan bagi calon karyawan baru. Menyusul kemudian etos kerja (39%) dan kepribadian (32%). Ketiga syarat itu berada dalam urutan yang lebih tinggi dibandingkan dengan syarat lain yang muncul, seperti prestasi literal (26%), keunggulan numeral (22%) dan kualifikasi-kualifikasi formal lainnya (25%).

Penasihat Organisasi dan Urusan Sumber Daya pada Chartered Institute of Personnel and Development Rebecca Clake mengatakan, “Sudah menjadi kelaziman bahwa orang memerhatikan tingkat melek huruf dan melek angka dari para lulusan baru, tapi penelitian kami memerlihatkan, para pimpinan perusahaan ingin lebih menekankan pada komunikasi, keterampilan-keterampilan personal dan mengembangkan etos kerja.”

“Temuan ini menyarankan agar sistem pendidikan mestinya menutup jurang antara siap kerja dengan memerkenalkan ujian-ujian yang lebih bersifat oral dan lebih mengarah pada pengaaman kerja,” tambah dia. Sekretaris Negara bidang Lifelong Learning Bill Rammell menambahkan juga, “Sekolah dan perusahaan perlu bekerja sama untuk menciptakan lulusan yang siap kerja.”

Tags: