Kesenjangan Global Gaji Pria-Wanita 16%

Kesenjangan antara pria dan wanita dalam soal gaji ternyata masih terjadi di berbagai belahan dunia. Laporan terbaru yang dirilis dalam rangka Hari Perempuan Internasional (8 Maret) menyebutkan, gaji kaum wanita 16% lebih rendah dibanbandingkan dengan gaji pria.
Laporan tersebut merupakan hasil studi The Global Gender Pay Gap yang dilakukan oleh International Trade Union Confederation (ITUC). Studi yang melibatkan 400 ribu karyawan di 12 negara tersebut juga menemukan fakta-fakta berikut:
— Wanita yang lebih berpendidikan umumnya mengalami kesenjangan gaji yang lebih besar dibandingkan dengan pria dengan latar belakang pendidikan yang sama.
— Informasi mengenai pendapatan tidak tersedia bagi orang-orang yang bekerja di sektor informal maupun bidang-bidang kerja lain yang tak terlindungi, terutama di negara-negara berkembang.
“Meskipun kita sudah lama hidup di zaman anti-diskriminasi dan banyak hal juga telah berubah dalam kehidupan perusahaan, namun paket-paket gaji bagi kaum wanita, apakah mereka di New York atau pun Shanghai, masih lebih rendah dibandingkan kaum pria, ” ujar Presiden ITUC Sharan Burrow.
Menurut Sekjen ITUC Brendan Barber, masih adanya kesejangan global dalam gaji antara wanita dan pria menyebabkan meluasnya kemiskinan, menghambat usaha-usaha kesehatan masyarakat dan mengganggu pertumbuhan ekonomi.
Secara terpisah, namun masih terkait dengan Hari Perempuan sedunia, perusahaan konsultan manajemen Accenture juga melakukan survei terhadap kondisi kehidupan profesional bisnis kaum wanita. Ditemukan bahwa terjadi kesenjangan antara wanita dan pria dalam kemajuan karir.
Namun, survei yang dilakukan terhadap 4 ribu orang profesional bisnis baik wanita maupun pria di 17 negara Eropa, Asia, Amerika Utara dan Afrika Selatan itu juga memberikan kabar baik. Bahwa, lebih dari separo responden percaya, wanita dan pria setara dalam kemampuan membangun jaringan-jaringan profesional yang membantu kemajuan karir.
Disimpulkan bahwa hambatan utama bagi kaum wanita untuk mengembangkan karir adalah kesibukan mereka mengurus anak/keluarga, di samping kebanyakan dari wanita profesional enggan ditugaskan ke luar daerah.

Tags: