Kerja Profesional Naik, Kerja Pabrikan Turun

Dalam satu dekade terakhir, lebih banyak orang yang karirnya naik ke level manajerial bergaji bagus, profesional atau semi-profesional. Sebaliknya, pekerjaan yang tak menuntut keahlian tinggi, dan pekerjaan bergaji rendah tumbuh lebih lambat. Demikian sebuah survei di Inggris.

Studi yang dilakukan The Work Foundation menemukan bahwa setelah “booming” sektor kerja berkeahlian rendah dan bergaji kecil sejak pertengah 1990-an, kini kecenderungan pertumbuhannya terus menurun. Dibandingkan dengan “pekerjaan bagus” pada level yang lebih tinggi, penurunan itu cukup kentara di pasar tenaga kerja.

Di kalangan pekerja pria, pekerjaan manajerial telah tumbuh lebih dari 12%, pekerjaan profesional lebih dari 8% dan pekerjaan profesional associate (seperti perawat atau teknisi komputer) hampir 17% antara 1995 – 2005.

Ditemukan pula, bahwa satu dekade terakhir ini lebih banyak wanita yang karirnya bergerak ke pekerjaan manajerial dan profesional. Pada kaum ini, angka pertumbuhan manajer mendekati 30%, profesional lebih dari 15% dan profesional associate lebih dari separo.

Direktur program pengetahuan ekonomi pada The Work Foundation Ian Brinkley, yang ikut menuliskan laporan penelitian tersebut mengatakan bahwa turunnya angka pekerja pabrikan memang tidak serta-merta berarti berakhirnya kerja rendahan bergaji rendah bagi banyak orang.

Tapi, bagaimana pun, menurut dia, dunia kerja yang lebih berorientasi pengetahuan, di mana orang bekerja dengan otak lebih banyak ketimbang mereka yang bekerja dengan tangan, seperti ditunjukkan hasil penelitian ini, secara relatif merupakan perkembangan yang baik bagi kaum pekerja.

“Yang terjadi, tampaknya, dunia kerja lebih mobile dari yang kita sangka selama ini,” kata Brinkley.

“Meskipun terdapat sedikit polarisasi di kalangan pekerja pria, dengan pertumbuhan tipe-tipe kerja seperti pengacara, akuntan dan konsultan manajemen, namun secara umum pengetahuan ekonomi tampaknya tidak menciptakan cabang kelas baru,” lanjut dia.

Sedangkan di kalangan pekerja wanita, secara khusus, Brinkley melihat adanya trasisi yang mulus ke pekerjaan berkeahlian lebih tinggi dan bergaji lebih besar.

Laporan penelitian tersebut juga memperlihatkan pengaruh penyebaran teknologi informasi terhadap dunia kerja. Pekerjaan-pekerjaan yang bersifat administrasi dan kesekretariatan, yang secara tradisional identik dengan wanita, turun sangat tajam. Sementara, pekerjaan yang bersifat layanan individu  yang secara alamiah kebal terhadap komputerisasi- meningkat.

Pada pria, tipe-tipe pekerjaan yang berkaitan dengan proses, perencanaan dan operasi mesin juga turun.

 

Tags: