Kerja Lebih Lama, Risiko Serangan Jantung Lebih Besar

Orang-orang yang secara reguler bekerja 10 hingga 12 jam per hari meningkat dua per tiga risikonya terhadap serangan jantung.
Demikian temuan terbaru sebuah survei kesehatan yang dipublikasikan dalam “The European Heart Journal”. Survei tersebut juga mengungkapkan bahwa mereka yang bekerja lembu 3-4 jam per hari berisiko lebih besar lagi terhadap ancaman yang sama, yakni 60% lebih tinggi.
Menurut tim peneliti, peningkatan risiko tersebut disebabkan karena para pekerja hanya memiliki sedikit waktu untuk beristirahat dan rileks.
Di samping itu, dipastikan bahwa bekerja lebih lama berbanding lurus dengan stres yang lebih besar. Dikatakan, karyawan yang secara reguler bekerja lembur juga cenderung kurang beristirahat, bahkan ketika sedang sakit sekalipun.
Dr John Challenor dari The Society of Occupational Medicine menegaskan, “Dalam banyak hal, hasil survei ini membenarkan apa yang selama ini sudah lazim diketahui kalangan dokter kesehatan kerja bahwa keseimbangan antara kerja dan rumah memainkan peranan penting dalam kesehatan.”
“Baik kaum pengusaha maupun karyawan perlu menyadari berbagai faktor risiko terhadap penyakit jantung koroner, dan mulai mempertimbangkan bahwa kerja berlebihan serta lembur sebagai salah satu faktor yang paling menentukan,” tambah dia mengingatkan.

Tags: