Kemampuan Mencetak Pemimpin, Tolak Ukur Organisasi Berhasil

HRD Congress 2013

Pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam beberapa tahun ini meningkat pesat. Peringkat Indonesia yang berada di tingkat 20 pada tahun 2010, meningkat menuju peringkat 16 di tahun 2012 kemarin, berdasarkan product domestic bruto. Indonesia melampaui beberapa negara seperti Swiss, Polandia, dan Yunani.

“Kemudian ditambah lagi dengan jumlah masyarakat ekonomi kelas menengah yang meningkat di Jakarta, maka kebutuhan akan jabatan manajerial makin dibutuhkan,” papar DR. (HC) Ir. Siswono Yudohusodo, selaku Board of PPM Foundation dalam konferensi pers The Asia HRD Congress 2013, Reinventing The HR Business Model, di Ritz Carlton Hotel, Mega Kuningan, Jakarta hari ini (12/6).

Hal ini mengindikasikan bahwa transformasi saat ini letaknya berada di Asia. “Maka Indonesia, Filipina, dan Malaysia sekarang yang dapat menjadi tonggak Asia, kita harus banyak mengajarkan mengenai leadership, value, dan culture untuk selalu ditanamkan,” jelas Tuan Haji  Zulkifli Baharom selaku Director Asia HRD Congress. Tidak lupa unsur teknologi informasi juga dapat mempercepat proses pengembangan talent menjadi seorang leader,” tutur Tuan Haji Ishak, Direktur SMR Group Malaysia.

Maka dengan leadership diperlukan dalam transformasi, organisasi harus mampu menciptakan banyak leader. Jika diibaratkan dengan imigrasi angsa, mereka membentuk gerakan huruf v agar dapat terbang lebih jauh dan pemimpin barisan angsa tersebut selalu berganti. Begitu pun dalam organisasi, saat organisasi ingin berkembang cepat dan pemimpinnya harus digantikan, organisasi harus sudah memiliki leader pengganti yang sudah siap untuk menggantikan posisinya.

Pool leader yang siap dalam posisi mana pun, untuk memimpin setiap team, bukan hanya untuk team tertentu saja,” ujar Ir. Andi Ilham Said, Ph.D. , Presiden Director PPM Management.

“Organisasi dengan leader yang banyak, manfaatnya adalah organisasi tersebut akan memiliki visi yang tinggi,” lanjut Andi.

Andi menambahkan bahwa human capital harus selalu ingat akan fungsinya sebagai core dalam menghasilkan banyak leader . “ Sistem pengembangan leader yang kuat harus dipikirkan,” imbuhnya.

Maka bagaimana cara mengukur suatu organisasi telah berhasil melahirkan banyak pemimpin berkualitas?  “Tolak ukur keberhasilan organisasi dalam menghasilkan pemimpin adalah dengan banyaknya  pemimpin yang mampu menghasilkan pemimpin yang lebih baik dari dirinya,” tukas Siswono. (*/@shinnyislamiyah)

Tags: ,