Kelola Semangat Karyawan atau Kehilangan Produktivitas

Perusahaan berada dalam risiko kehilangan produktivitas dan level retensi yang rendah jika tidak berbuat lebih untuk mengelola semangat karyawan di tempat kerja.

Peringatan tersebut dikeluarkan oleh tim ahli psikologi organisasi pada lembaga konsultan OPP menyusul riset yang dilakukan oleh Chartered Institute of Personnel and Development yang menemukan bahwa tingkat kepuasan kerja di Inggris turun hingga hampir seperempat (24%) sejak musim semi 2009.

Menurut laporan tersebut, kepuasan kerja pada kuartal pertama tahun ini +35, berbanding +46 tahun lalu.

Konsultan OPP Catherine Ellwood menegaskan, jika bisnis tidak mampu menjaga semangat, produktivitas karyawan akan turun. Dan, jika iklm ekonomi membanik, karyawan dengan semangat rendah cenderung akan paling dulu meninggalkan perusahaan.

“Jika semangat rendah dalam bisnis, karyawan datang pada pagi hari sekedar untuk mengerjakan tugas rutin hariannya,” ujar dia.

“Karyawan dengan semangat yang rendah juga cenderung pindah kerja ketika ada kesempatan. Tingkat retensi yang rendah berarti hilangnya pengetahuan, dan munculnya biaya untuk pelatihan karyawan baru,” tambah dia.

Lebih jauh, laporan hasil penelitian tersebut merekomendasikan, antara lain:
— Perusahaan perlu fokus pada individu dan memastikan bahwa karyawan memiliki jalur karier di dalam tugas sehari-harinya.
— Ikatlan karyawan dengan pengambilan keputusan, utamanya pada saat-saat sulit.
— Ciptakan pengembangan tim.

Tags: