Karyawan yang “Fully Engaged” Hanya 7%

Secara umum, di setiap perusahaan terdapat hanya 7% karyawan yang “fully engaged”. Selebihnya terbagi dalam tiga kategori lainnya, yakni “actively disengaged”, “disengaged” dan “passively engaged”.

Demikian paparan master trainer dari OTI Ajai Singh dalam workshop “Understanding & Succesfully Implementing Employee Engagement Survey” di Financial Club, Jakarta, pekan lalu.

Ajai menegaskan pentingnya perusahaan mengetahui sejauh mana engagement karyawannya. Mengutip sebuah hasil survei terkenal yang dilakukan Towers Perrin pada 2004, dia mengatakan bahwa 15% kenaikan engagement karyawan berdampak pada naiknya margin operasi hingga 2,2%.

Lebih jauh Ajai merinci ciri-ciri karyawan yang tergolong “fully eganged” dan membedakannya dengan yang “passively engaged”. “Yang pertama akan bilang, I love my job sedangkan yang kedua, It’s just a job,” terang dia.

Selain itu, karyawan “fully engaged” tak segan belajar hal baru, berani mengambil risiko dan kalau perlu keluar dari comfort zone. “Kerja mereka memang stressful tapi juga fun dan yang jelas ada imbalannya,” ujar Ajai.

Di luar dua kategori itu, ada dua lainnya lagi. Yakni karyawan yang cenderung masih mencari pekerjaan di tempat lain (“actively disengaged”) dan mereka yang berpikir bahwa apa yang dilakukannya sekarang sekedar lebih baik ketimbang tidak bekerja (“disengaged”).

Tags: