Karyawan Tua Lebih Mampu Puaskan Pelanggan?

Kalau perusahaan Anda ingin meningkatkan kualitas pelayanan terhadap pelanggan, belajarlah dari McDonald’s. Jaringan restauran cepat saji ini telah membuktikan bahwa mempekerjakan karyawan yang berusia tua bisa meningkatkan kepuasan pelanggan hingga 20%.

Oleh karenanya, McDonald’s menyarankan kepada segenap pimpinan perusahaan agar meng-hire karyawan yang telah “berumur” untuk lebih memuaskan customer.Hal itu dibuktikan berdasarkan sebuah studi yang dilakukan oleh Lancaster University Management School terhadap 400 gerai McDonald’s. Studi tersebut menemukan fakta bahwa mempekerjakan karyawan berusia di atas 60 tahun bisa meningkatkan kepuasan pelanggan hingga seperlima.

Sementara, 47% manajer restauran merasa bahwa karyawan yang berusia tua memperlihatkan pelayanan yang jauh lebih bagus. Survei juga menemukan bahwa 69% manajer McDonald’s menilai, karyawan di atas umur 60 tahun mampu berhubungan lebih baik dengan para pelanggan. Dan, 44% percaya, mereka memberi keuntungan bagi perusahaan, berupa keterampilan yang bisa diajarkan kepada karyawan yang lebih muda.

Saat ini, McDonald’s mempekerjakan lebih dari 1000 orang yang berusia 60 tahun atau lebih yang tersebar di dua pertiga cabang. Chief People Officer McDonald’s untuk wilayah Inggris dan Eropa Utara David Fairhurst mengatakan, “Di tengah mayoritas karyawan kami yang berusia di bawah tigapuluh, ada baiknya bagi SDM dan bisnis kami untuk memiliki karyawan dengan range usia yang beragam di cabang-cabang restauran kami.”

“Saya menyarankan kepada para pemimpin perusahaan di sebabagi sektor untuk menyadari keuntungan yang bisa didapat perusahaan dari keberagaman usia tenaga kerja. Seperti pengalaman kami, perpaduan yang benar antara karyawan muda dan karyawan berpengalaman bisa menciptakan perbedaan yang nyata,” tambah dia.

Direktur pada pusat HR berbasis kinerja di Lancaster University Paul Sparrow menyimpulkan, “Studi ini dengan jelas memperlihatkan nilai bisnis paling nyata dari proses rekrutmen yang melibatkan berbagai macam usia tenaga kerja.”

Tags: