Karyawan Harus Tahu Target Perusahaan

Perusahaan harus memastikan bahwa segenap karyawan mengetahui tujuan bisnis yang ingin dicapai. Banyak perusahaan tidak mampu mencapai targetnya karena karyawan tidak tahu tujuan dari perusahaan sehingga mereka tidak dapat bekerja optimal.
Demikian salah satu benang merah yang bisa ditarik dari pemaparan Direktur Eksekutif the Center for Advanced Research pada FranklinCovey Co. USA Dr Dean Collinwood dalam seminar ”Execution Day” yang digelar lembaga konsultan SDM Dunamis di Jakarta, Rabu (25/11).
”Di Amerika Serikat, 44 persen dari karyawan yang disurvei tidak tahu tujuan perusahaan. Lantas, bagaimana mereka bekerja optimal? tanya Collinwood retoris.
Selain tidak tahu tujuan, tambah dia, penyebab lain dari tidak tercapainya target adalah kegagalan perusahaan mengeksekusi strategi. Termasuk, tidak tahu bagaimana mencapai tujuan, tidak memiliki ukuran yang memantau pencapaian, dan tidak adanya tanggung jawab dari pihak-pihak yang terlibat.
Collinwood mencontohkan, perusahaan tambang Micare di Meksiko berhasil meningkatkan produksi dari 1,3 juta ton per tahun menjadi 3 juta ton per tahun setelah target usaha didistribusikan langsung ke karyawan.
”Karena target perusahaan diketahui bersama, maka tiap divisi tidak bekerja sendiri-sendiri untuk mencapai target mereka masing-masing, melainkan bekerja dengan kerangka berpikir lebih luas untuk saling mendukung kerja divisi lain agar tujuan perusahaan tercapai,” ujar dia.
Dalam koteks Indonesia, Agi Rachmat dari Dunamis menyampaikan, bila dilihat dari seberapa baik suatu organisasi dan unit kerja mengeksekusi tujuan dan sasaran perusahaan (biasa disebut xQ), maka jawabannya masih relatif rendah. Rata-rata xQ perusahaan Indonesia 55 poin, berbanding dengan Asia Pasifik 61 poin, AS 59 poin, dan global 58 poin.

Tags: