Karir Finansial Jalur Terbaik ke Kursi CEO

Meskipun concern dunia usaha terhadap faktor manusia semakin hari kian meningkat, namun memiliki CEO yang berasal dari orang HR agaknya masih jauh dari harapan. Survei membuktikan, profesional dengan back-ground finansial masih menjadi favorit untuk menduduki kursi puncak di perusahaan. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh perusahaan rekrutmen Robert Half atas perusahaan-perusahaan terkemuka di Inggris menemukan bahwa para CEO cenderung berasal dari latar belakang finansial.

Hampir 4 dari 10 CEO menempuh jalur karier yang berbasis bidang keuangan sebelum akhirnya sampai ke puncak. Direktur Pengelola Robert Half Phil Sheridan mengatakan, “Memahami aspek-aspek finansial dari perusahaan memang merupakan salah satu kompetensi terpenting yang dituntut dari seorang CEO.” “Analisis kami memperlihatkan perusahaan-perusahaan yang suskses di tingkat dunia mempertahankan keyakinan itu dengan mempertimbangkan keterampilan finansial ketika memilik pucuk pimpinan mereka,” tambah dia.

Ditegaskan, “konvensi” tersebut belum berubah, seiring dengan fakta bahwa ekonomi saat ini menghadapkan para pemimpin bisnis dalam situasi pasar finansial global yang penuh ketidakpastian.Kesimpulannya, karier di bidang keuangan masih menjadi fondasi bagi orang bisnis yang ingin menduduki posisi CEO. Jalur karier yang paling umum kedua untuk meniti ke puncak adalah marketing. Jalur lain yang juga populer sebagai jalan untuk menuju ke kursi CEO adalah engineering.

Namun, di samping faktor latar belakang tersebut, lamanya bergabung dengan perusahaan juga menentukan seseorang sukses meniti jenjang karier hingga level CEO. Misalnya CEO Coca-Cola Company E. Neville Isdell yang bergabung sejak 1966, dan CEO Toyota Motor Fujio Cho yang bekerja di perusahaan otomotif itu sejak 1960.

“Kemampuan untuk menganalisis figur-figur, menangani investasi dan komunitas shareholder serta memperlihatkan kecerdasan bisnis terhadap semua sisi stakeholder perusahaan merupakan bagian vital dari peran seorang CEO,” tandas Sheridan.
“Itulah sebabnya banyak perusaahaan tidak menengok ke tempat lain selain departemen finansial untuk seksesi CEO mereka,” simpul dia.

Tags: ,