Kabupaten Kutai Kembangkan E-Learning untuk Tingkatkan SDM

Suasana gegap-gempita masyarakat daerah menyambut datangnya era “internet masuk sekolah” yang tergambar dalam iklan layanan masyarakat di televisi kini telah menjadi kenyataan. Di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), tonggak menuju pengembangan pendidikan yang berbasis teknologi informasi, terutama melalui e-learning atau pembelajaran elektronik telah ditancapkan. Sekretaris Kabupaten Kukar Drs HM Husni Thamrin membuka presentasi dan sosialisasi program Kutai Kartanegara e-Learning City di Kantor Bupati Kukar di Tenggarong, Kamis (31/8/06).

Dalam sambutannya HM Husni Thamrin mengatakan, pengembangan e-learning di Kukar dimaksudkan untuk mengejar ketertinggalan dari daerah lain di bidang pendidikan. Di samping, tentu saja, dalam rangka untuk mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang mampu bersaing di era globalisasi. Presentasi program e-learning itu sendiri dibawakan oleh PT Alam Teknindo Lestari (Altek) Bandung dan Pustekkom Depdiknas. Hadir dalam acara itu para kepala dinas atau pun instansi terkait dan siswa-siswi dari sejumlah SLTA di Tenggarong dan sekitarnya.

Dengan gembira Kepala Pusat Data Teknologi Informasi dan Telekomunikasi Kukar Hifsi G Fachrannas ST mengatakan, dengan infrastruktur teknologi informasi yang telah dimiliki saat ini, Pemkab Kukar memiliki kemampuan untuk merealisasikan secara langsung pengoperasian e-learning. Menurut dia, kehadiran PT Altek dan Pustekkom di Kukar bukan untuk berkompetisi, melainkan saling bersinergi untuk membangun sistem pendidikan berbasis e-learning yang optimal.

“Dari sisi teknologi informasi atau hardware akan dikembangkan PT Altek, sementara dari sisi materi pembelajaran berupa software akan dilakukan dan terus diaktualisasikan oleh Pustekkom,” kata dia sebagaimana dilaporkan kutaikartanegara.com.

Hifsi menambahkan, sistem pembelajaran elektronik ini akan menjadi wujud nyata dari program yang mengarah pada pengembangan kualitas SDM masyarakat Kukar. Melalui e-learning, para pelajar di Kukar diharapkan bisa mendapatkan materi yang sama kualitasnya dengan materi yang diperoleh para pelajar di daerah yang lebih maju mutu pendidikannya seperti di Pulau Jawa. “Hal itu tentunya akan mendorong kualitas SDM di Kukar,” kata Hifsi.

Tags: