Jusuf Kalla: Gaji ke-13 PNS Tak Terkait Politik

Wapres Jusuf Kalla mengingatkan pembayaran gaji ke-13 untuk pegawai negeri sipil (PNS) dan pensiunan yang jatuh pada Juni tidak terkait dengan kegiatan politik karena hal itu merupakan amanah undang-undang dan sudah berlangsung sejak enam tahun lalu.
Kalla mengungkapkan, pembayaran gaji dilakukan pada Juni seiring dimulainya masa sekolah.

Pegawai negeri menghadapi banyak pengeluaran untuk kebutuhan anaknya sekolah pada bulan itu. Ditegaskan, kendati sebagian sekolah sudah gratis, masih ada kewajiban orang tua mengeluarkan uang untuk kebutuhan lain seperti membeli baju seragam dan lainnya.
“Kenapa gaji ke-13 selalu dibayar pada bulan Juni, bukan kemauan Presiden dan Wapres. Kita tidak bisa mempolitisir hal itu karena itu kewajiban, karena UU dan ada di APBN,” ujar Kalla dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu (27/5/09).

Sebelumnya, Capres Megawati Sukarnoputri mengingatkan agar pemberian gaji ke-13 untuk PNS tidak digunakan pemerintah sebagai bahan kampanye. Menurut Kalla, gaji ke-13 dulunya disebut sebagai Tunjangan Hari Raya (THR) dan dibayarkan pada saat mendekati Lebaran. Namun, sejak enam tahun terakhir istilah itu diganti dengan gaji ke-13 dan dibayarkan pada bulan Juni setiap tahun. Pemilihan pembayaran pada Juni juga dimaksudkan agar penganut agama selain Islam seperti agama Kristen tidak harus menunggu untuk menerimanya pada Desember.

Lapangan Kerja Baru

Sementara, Calon Wakil Presiden Prabowo Subianto menyatakan optimistis dapat membuka lapangan pekerjaan baru sebanyak 6 juta orang untuk setiap 1% pertumbuhan ekonomi. Dan, angka tersebut akan terpusat pada pertanian. “Saya berkomitmen, untuk 1% saja pertumbuhan ekonomi Indonesia, akan mampu menyerap 6 juta tenaga kerja baru di bidang pertanian,” tutur Prabowo ketika berkunjung ke kantor redaksi Bisnis Indonesia Rabu.

Prabowo berasumsi, dengan 1% pertumbuhan ekonomi, memerlukan dana sebesar Rp 50 triliun. Dana tersebut dapat digunakan untuk membiayai 1 juta hektare sawah baru, dan per hektarnya dapat menyerap 6 orang pekerja.

Tags: