Jiwa Kewirausahaan Karyawan Diperlukan untuk Inovasi

HRD harus membentuk dan mengembangkan intraprenership atau jiwa kewirausahaan pada diri karyawan dalam perusahaan. Hal itu penting karena seorang karyawan yang intrapreneur akan mampu menciptakan inovasi untuk menghadapi iklim perubahan dalam dunia bisnis.

Demikian intisari yang bisa dipetik dari ajang HR Forum yang digelar Lembaga Pendidikan dan Pengembangan Manajemen (PPM) di Jakarta, Kamis (3/5/07). Forum diskusi bagi profesional HR tersebut kali ini mengangkat tema “Membentuk dan Mengembangkan Intrapreneur bagi Pencapaian Sasaran Organisasi.”

Tampil sebagai narasumber Staf Pengajar PPM Yanto Sidik Praktiknyo. Menurut dia, setiap unsur dalam perusahaan perlu memiliki sikap intrapreneur yang mampu mengimplementasikan ide baru walaupun posisi yang bersangkutan sebagai karyawan.
“Top management, dalam hal ini melalui kebijakan HRD, harus menyediakan kebebasan dan sistem insentif yang mendukung agar karyawan terpacu untuk menciptakan dan memasarkan ide mereka,” ujar Yanto.

Lebih jauh Yanto menandaskan, inovasi tidak selalu harus merupakan ide-ide besar dan identik dengan teknologi tinggi. “Inovasi itu bisa saja menyangkut hal-hal yang sederhana, tapi yang jelas harus memiliki nilai komersial, bisa dijual. Kalau nggak bisa dijual itu bukan inovasi, tapi penemuan.”

Yanto mencontohkan, banyak produk di Indonesia yang berhasil di pasaran setelah diberi sentuhan inovasi yang sederhana. “Misalnya, pakai nama Bahasa Inggris, atau dengan menciptakan isu tertentu terkait produk itu. Bisa juga dengan hanya mengganti kemasan,” kata dia.

Menurut Yanto, ada tiga macam strategi yang bisa diterapkan oleh perusahaan untuk mengembangkan intrapreneurship. Pertama, metode adaptasi yang berupa pendidikan, pelatihan dan pengembangan diri. Kedua, metode kerja sama dengan perusahaan lain; dan ketiga, metode mengubah lingkungan.

Untuk metode yang terakhir, Yanto menyebut apa yang dilakukan Pop Mie dengan mengemas mie instan (yang lazimnya dimakan di mangkuk) dalam gelas sebagai contoh.

Tags: