JAC Indonesia Buka Cabang di Bali

Setelah sukses membuka cabang kedua di Kemang, bulan lalu, hari ini, Rabu (1/11/06) PT JAC Indonesia membuka kantor perwakilan baru di Bali. Berlokasi di kawasan Seminyak, pembukaan kantor baru tersebut akan ditandai dengan perayaan sederhana yang dihadiri segenap mitra bisnis dan kolega, termasuk sejumlah duta besar asing di Jakarta.

“Ini merupakan langkah positif lanjutan dari JAC Indonesia untuk melebarkan sayap bisnisnya,” ujar Managing Director PT JAC Indonesia Mariko Asmara. Bali dipilih dengan pertimbangan bahwa wilayah tersebut merupakan prioritas tertinggi bagi sejumlah kalangan dari berbagai tingkat yang berbeda.

“Hampir semua orang dari berbagai belahan dunia datang ke Bali, dari yang hanya ingin bersenang-senang menikmati liburan sampai yang bertujuan membangun bisnis. Bahkan, ada yang menjajaki kemungkinan untuk menetap,” ujar Mariko. Sebagai perusahaan penyedia jasa rekrutmen tenaga kerja, lanjut dia, JAC Indonesia tak ingin melewatkan kesempatan untuk hadir sebagai pemain yang aktif dalam perkembangan bisnis di Bali.

Mariko juga menjelaskan, kantor baru JAC di Pulau Dewata tersebut utamanya akan memusatkan diri pada kegiatan sales dan perluasan dalam penyediaan jasa rekrutmen dan HR service. “Tak menutup kemungkinan juga untuk melihat kesempatan-kesempatan dalam candidates enrichment,” kata dia. Kantor baru akan dipimpin oleh seorang sales person tunggal, Yumi Watanabe sebagai branch manager dengan dukungan seorang entrepreneur Australia, Miranda Moore.

JAC merupakan international recruitment agency yang berpusat di London, dan membuka kantornya di Jakarta pada Juli 2002. Kantor perwakilan Bali akan menjadi cabang ketiga JAC Indonesia. Sebelumnya, mereka telah membuka cabang kedua di Kemang, Jakarta Selatan, Oktober lalu, menyusul cabang pertama di Bekasi yang dibuka Februari 2006. Dengan kemajuan yang begitu pesat, tak mengherankan jika JAC Indonesia mengklaim sebagai “one of the leading recruitment firm” di Tanah Air.

Hingga kini, JAC Indonesia telah memiliki 70 orang staf dari 9 orang ketika pertama kali dibuka. Nilai gross sales mereka pun terus meningkat, dari sekitar Rp 700 juta pada 2002 hingga sekitar Rp 10 miliar pada 2006.

Tags: