HRD – Investasi = Mimpi

Buruknya iklim investasi di Indonesia saat ini memang merepotkan semua komponen dunia usaha, tak terkecuali departemen human resource (HRD) dalam perusahaan. Sebab, tanpa adanya investasi, HRD hanya akan menciptakan proyek-proyek mimpi.

Demikian ditegaskan pengamat ekonomi Faisal Basri ketika menjadi pembicara dalam Konvensi Nasional SDM Indonesia 2007 yang digelar oleh Perhimpunan Manajemen Sumberdaya Manusia (PMSM) di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Selasa-Kamis (20-22/3/07).

“HRD tanpa investasi itu nol besar, nanti mimpi semua,” ujar Ketua Tim Monitoring Iklim Investasi itu. Pernyataan Faisal tersebut menanggapi pertanyaan seorang peserta diskusi yang bernada meragukan pentingnya investasi. Padahal, sebagai ekonom, Faisal menganggap investasi merupakan elemen mutlak bagi perbaikan ekonomi Indonesia saat ini.

Menurut Faisal, kalangan HR baru bisa berfungsi dengan baik bila iklim investasi juga mendukung. “Tugas HRD menyiapkan sumberdaya manusia untuk head to head dalam persaingan, dan itu dimungkinkan kalau perusahaan melakukan investasi,” tegas dia.

Lebih jauh, secara umum Faisal menilai kualitas SDM kita sudah cukup bagus. Hanya saja, struktur insentif bagi SDM di negeri ini rusak. Akibatnya, banyak sarjana yang berkarir di bidang yang sebenarnya tidak sesuai dengan pendidikannya.

“Karena incentive structure kita rusak, orang lebih memilih pekerjaan yang gajinya menarik, meskipun tidak sesuai dengan keahliannya,” ujar Faisal seraya mencontohkan, karena lapangan kerja bidang pertanian gajinya kecil, banyak sarjana IPB lebih suka menjadi wartawan.

Diingatkan, pembenaan struktur insentif tidak hanya akan memberdayakan SDM, tapi juga merupakan cara untuk meningkatkan produktivitas.

Tags: ,