HR di Seluruh Dunia Terus Bertransformasi

Separo dari perusahaan-perusahaan di seluruh dunia kini sedang berada dalam proses transformasi fungsi HR, dengan intensitas khusus pada upaya meningkatkan kontribusi terhadap bisnis. Demikian menurut survei yang dilakukan Mercer Human Resource Consulting.

Dalam setahun terakhir, catat survei tersebut, 12% perusahaan telah menyelesaikan transformasi HR-nya, dan 10% lainnya merencanakan untuk memulai proses yang sama dalam satu tahu ke depan. Survei melibatkan hampir 1400 organisasi di Asia, Australia, Eropa, Amerika Latin, Selandia Baru dan Amerika Utara.

Responden survei menyebut tiga area yang akan menjadi semakin penting bagi HR dalam tiga tahun ke depan. Yakni, strategi human capital, pengembangan kepemimpinan dan manajemen talent.

“Peningkatan teknologi dan pelayanan merupakan fokus dari gelombang pertama aktivitas transformasi HR, 5 hingga 10 tahun lalu, yang diiringi dengan harapan bahwa hal itu akan memungkinkan transisi HR menuju peran yang lebih strategis,” ujar Principal Efektivitas Bisnis pada Mercer HR Consulting Mike Theaker.

“Fungsi-fungsi HR kini ditantang untuk mewujudkan harapan itu men-deliver strategi-strategi human capital dan inisiatif-inisiatif yang memperlihatkan kontribusi penting bagi operasi-operasi bisnis dan pencapaian tujuan-tujuan bisnis,” sambung dia.

Tantangan Utama

Para pimpinan HR melaporkan bahwa tantangan-tantangan utama mereka adalah mendapatkan key talent (43%), menggerakkan perubahan kultural dan perilaku dalam organisasi (40%) dan membangun kemampuan-kemampuan kepemimpinan (40%).

Sebesar 67% responden mengatakan bahwa para pimpinan HR adalah mitra strategis, dan survei menemukan semakin banyak pimpinan HR yang me-report langsung kepada CEO: meningkat dari 54% pada studi 2003 menjadi 67%.

Namun, HR masih menghabiskan 70% waktunya untuk aktivitas-aktivitas “traditional”.
“Meskipun level-level tinggi aktivitas transformasional dalam meningkatkan efektivitas operasional HR telah berlangsung dalam tiga tahun terakhir, perubahan masih belum banyak terjadi pada di mana dan untuk apa waktu HR tersita,” jelas Theaker.

“Fungsi mereka secara esensial masih berfokus dan berorientasi pada administrasi dan transaksi.”Theaker menambahkan, sejumlah perusahaan sedang memikirkan kembali bagaimana fungsi-fungsi HR dibentuk untuk mencapai fokus strategis yang diinginkan.
“Sejumlah organisasi, misalnya, sedang memikirkan untuk memecah fungsi HR menjadi dua, sehingga aktivitas strategis dan transaksional dikelola secara terpisah.”

Tags: