HIPMI: Jangan Ada PHK Setelah Stimulus PPh 21

Para pengusaha yang menerima paket stimulus insentif pembebasan Pajak Penghasilan (PPh) 21 diharapkan berkomitmen untuk tidak melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap karyawan. Harapan tersebut disampaikan Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Erwin Aksa di sela-sela Sidang Dewan Pleno I HIPMI di Jakarta, Selasa (10/3/2009).

HIPMI juga berharap, pelaksanaan program stimulus PPh 21 tersebut benar-benar diawasi oleh pemerintah agar target meningkatkan daya beli masyarakat bisa tercapai.
“Agar pengusaha yang dapat stimulus itu dapat berkomitmen tidak melakukan PHK. Harus diawasi jangan sampe perusahaan itu tidak beri komitmen untuk jaga karyawannya,” ujar dia seperti dilaporkan detikcom.

Erwin menambahkan, komitmen untuk menekan PHK penting bagi perusahaan penerima insentif PPh 21 karena program tersebut bisa mendongkrak daya beli masyarakat yang berujung pada peningkatan produksi.

“Pada saat mereka belanja, demand akan bertambah dan penjualan akan naik,” harap dia.
Diharapkan juga, paket stimulus PPh 21 bisa efektif, karena dibandingkan dengan paket stimulus lainnya, misalnya stimulus infrastruktur, dampak dan manfaatnya akan lebih cepat terasa bagi masyarakat.

Tags: , ,