HCL Technologies dan Manila Water Menangi Asian HC Award

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Menerapkan strategi Human Capital yang hebat dan prioritas pada karyawan adalah dua hal yang membuat kedua perusahaan ini—HCL Technologies dari India dan Manila Water dari Filipina—memenangkan penghargaan prestisius Asian Human Capital Award.

Penghargaan ini diserahkan oleh Menteri Tenaga Kerja Singapura Tan Chuan-Jin pada saat berlangsungnya Singapore Human Capital Summit hari kedua tanggal 29 September yang lalu.

HCL Technologies yang terkenal dengan filosofi Employee First, Customers Second (EFCS) memenangkan penghargaan karena praktik manajemen SDM-nya yang unik. Bila sebagian besar perusahaan merancang strategi manajemen SDM untuk mendukung strategi bisnis, di HCL strategi bisnis dibangun untuk memberdayakan karyawan untuk memacu kinerja yang tinggi dan menambahkan value kepada pelanggan.

Filosofi Employee First, Customers Second (EFCS) telah dipublikasikan ke dalam buku best seller dan dijadikan studi kasus dalam berbagai sekolah manajemen terkemuka. Menjadikan karyawan (people) sebagai prioritas dan bagian fundamental dari strategi bisnis terbukti telah menaikkan pendapatan HCL secara signifikan.

Sejak diterapkan EFCS pada tahun 2005, pendapatan tahunan (annual revenue) HCL Technologies telah naik tiga kali lipat, kapitalisasi pasar naik dua kali lipat dan basis karyawan meningkat empat kali lipat. Perusahaan yang berawal dari sebuah IT start-up di India pada tahun 1976 itu hari ini telah menjadi  salah satu perusahaan layanan IT global dengan pertumbuhan paling cepat di Asia.

Sementara itu Manila Water Company sebagai pemenang kedua tidak kalah menarik. Perusahaan ini mampu bertransformasi dari sebuah perusahaan negara yang tidak berhasil menjadi perusahaan global di bidang pelayanan air berkat transformasi dan investasi di bidang sumber daya manusia (SDM).

Manila Water Company melakukan berbagai inisiatif untuk menciptakan organisasi yang profesional, secara signifikan meningkatkan kondisi tempat kerja dan meningkatkan kemampuan serta kapabilitas manajerial karyawannya.

Setelah beberapa tahun, Manila Water Company pun mencapai kemajuan yang luar biasa. Kepuasan publik tercatat pada level 100% selama tiga tahun terakhir dan pengurangan karyawan sangat rendah pada level 3%. Jumlah rumah tangga yang dilayani meningkat empat kali lipat dan perusahaan berhasil bebas dari hutang dan mencatatkan pertumbuhan profit yang kuat dan berkelanjutan.

“Asian Human Capital Award memberi penghargaan kepada organisasi yang mempunyai program-program dan praktik yang unggul di bidang manajemen sumber daya manusia, yang dapat menginspirasi perusahaan-perusahaan di Asia. Saya sangat senang melihat kualitas pemenang penghargaan ini serta keragaman program yang diberlakukan di negara-negara di Asia. Organisasi-organisasi ini telah membangun solusi yang kreatif untuk memobilisasi dan memotivasi karyawannya, dengan cara yang unik yang sesuai dengan kebutuhan bisnis serta karyawan di Asia,” ujar S. Dhanabalan, Chairman Asian Human Capital Award 2011 Judging Panel.

Asian Human Capital Award 2011 adalah yang ketiga kalinya sejak event tahunan itu dimulai tahun 2009. Pada tahun ini tercatat sebanyak 53 pendaftar dari 8 negara di Asia.

Juga mendapat penghargaan pada event tersebut adalah Unilever Asia Pte Ltd, yang menerima Special Commendation Prize atas program-program pengembangan talent regionalnya.

 

Gambar: CEO HCL Technologies Vineet Nayar di layar. Duduk di panggung adalah dari kiri ke kanan: Professor Narayan Pant, Professor of Management Practice in Strategy, INSEAD, CEO Manila Water Gerardo C. Ablaza, Jr dan CEO HCL Technologies Vineet Nayar.

 

Baca juga:

Human Capital, Kunci Pertumbuhan Ekonomi Asia

Ram Charan: “HR jangan sisakan pekerjaan di piring CEO”

5 Perusahaan Singapura Sponsori Program Beasiswa SDM

live tweet selama seminar dengan hashtag:  #SingHCSummit.

Tags: , ,