Hanya 30 Persen Pekerjaan Sesuai Pendidikan

Mungkin Anda termasuk dalam hasil penilitian ini. Hanya sekitar 30 persen kesempatan kerja yang tersedia terisi oleh tenaga kerja yang sesuai dengan pendidikannya. Karena itu, perlu sinkronisasi segera antara sistem kependudukan, pendidikan, dan ketenagakerjaan nasional.

Demikian diungkapkan Staf Ahli Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Bidang Kependudukan Oon Kurnia Putra pada seminar Peningkatan Kualitas SDM Berbasis Keunggulan Lokal dalam Perspektif Desentralisasi Pendidikan yang diselenggarakan Universitas Negeri Jakarta, Selasa (24/3) di Jakarta.

”Jika tidak dibenahi, kondisinya seperti sekarang. Pengangguran terdidik dari jenjang pendidikan menengah dan tinggi sekitar 50 persen dari jumlah penganggur,” kata Oon seperti dilaporkan Kompas. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik, pada Februari 2008 tercatat 9,43 juta penganggur atau sebanyak 8,46 persen dari total penduduk. Pengangguran di tingkat SD-SMP berjumlah 4,8 juta orang, sedangkan di jenjang SMA-universitas mencapai 4,5 juta orang.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Ketenagaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Depdiknas Muchlas Samani mengungkapkan, kualitas sumber daya manusia (SDM) yang ada saat ini merupakan akibat atau hasil dari kebijakan 12 sampai dengan 15 tahun yang lalu. Oleh karena itu, upaya meningkatkan kualitas SDM perlu disesuaikan dengan visi ke depan.

Guru Besar Universitas Negeri Jakarta Sutjipto menyarankan, dalam menyelenggarakan pendidikan pemerintah perlu melihat kebutuhan daerah, kemampuan, dan kearifan lokal untuk mempercepat peningkatan mutu pendidikan di Tanah Air.