Hanya 1 Persen Orang Indonesia Berjiwa Wirausaha

Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar mengatakan, minat masyarakat Indonesia di bidang wirausaha masih sangat kecil. Saat ini yang menggeluti dunia wirausaha tersebut jumlahnya hanya sekitar satu persen lebih dari 230 juta jiwa penduduk Indonesia.

Padahal, untuk menggerakkan roda perekonomian negara, jiwa kewirausahaan itu yang sekarang ini sangat diperlukan. Oleh sebab itu, jiwa kewirausahaan harus terus didorong melalui program-program kementerian dari pusat maupun ke daerah yang juga harus melibatkan swasta dan masyarakat.

Demikian disampaikan secara tertulis oleh Muhaimin dalam siaran pers yang dibagikan saat pembukaan Temu Nasional Ketenagkerjaan dan Ketransmigrasian di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (9/2) sore.

Pembukaan Temu Nasional dilakukan oleh Wapres Boediono dan dihadiri oleh Menteri Perindustrian MS Hidayat, Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad serta pengusaha Ciputra.

Dalam kesempatan itu, Boediono juga menyaksikan penandatangan nota kerjasama antara Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Kementerian Perindustrian, Kementerian Kelautan dan Perikanan serta Kementerian Pemuda dan Olah Raga. Menteri Negara Pemuda dan Olah Raga Andi Mallarangeng sendiri tidak hadir.

“Kenyataannya, kemampuan sektor formal dalam penyerapan tenaga kerja sangat terbatas, yaitu hanya 37 persen dari seluruh orang yang bekerja. Sementara, sektor informal mampu menyerap sampai sebesar 63 persen. Sebab itu, perlu didorong dan dikembangkan wirausaha melalui berbagai program,” tandas Muhaimin seperti dilaporkan Kompas.com.

Menurut Muhaimin, nota kerja sama yang sudah ditandatangani diharapkan bisa mendorong jiwa kewirausahaan lebih besar lagi di Indonesia.

Terkait kerja sama dengan Ciputra, Muhaimin mengatakan kantor kementerian yang dipimpinnya saat ini tengah mengembangkan kerjasama, selain dengan pengusaha, juga dengan akademisi untuk melatih pejabat dan instruktur terhadap 219 Balai Latihan Kerja untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan.

Dalam pidatonya, Wapres Boediono menyatakan salah upaya meningkatkan laju lapangan kerja, kuncinya adalah ekspansi dari pengembangan usaha kecil yang diharapkan bisa meningkat lebih besar lagi.

“Sisi lain tenaga kerja adalah pendapatan yang harus dipacu terus. Namun, bagaimana meningkatkan pendapatan itu sendiri. Sebab, kualitas lapangan kerja kita memang belum memadai, sehingga akan mempengaruhi pendapatan penduduk,” ujar dia.

Tags: