“Global Entrepreneurship Week” Diluncurkan di Jakarta

Untuk meningkatkan aktivitas kewirausahaan masyarakat, Jakarta ikut ambil bagian dalam Global Entrepreneurship Week (GEW) atau Pekan Kewirausahaan Global yang digelar di 75 negara. Selain untuk mengatasi tingginya angka penganguran terdidik, kewirausahaan juga bisa meningkatkan kualitas pertumbuhan ekonomi.
Di Jakarta GEW diluncurkan pengusaha Ciputra, Duta Besar Inggris untuk Indonesia Martin Alan Hatfull dan Pemimpin Prestasi Junior Indonesia Marzuki Darusman, Rabu (12/11/08). Acaranya sendiri baru akan digelar pada 17 hingga 23 November.
Ketiga tokoh tersebut sepakat, pengembangan kewirausahaan akan memberi solusi bagi tingginya penganggur yang berpendidikan. Di samping itu dikatakan, kewirausahaan akan meningkatkan kualitas pertumbuhan ekonomi karena memungkinkan lebih banyak orang memanfaatkan pertumbuhan serta potensi ekonomi yang ada.
Sementara, Ciputra mengungkapkan, kekayaan alam yang menjadi potensi ekonomi Indonesia tak tergarap optimal untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat seluas mungkin karena rendahnya kewirausahaan.
”Seharusnya paling sedikit ada 4.400.000 wirausaha di Indonesia atau dua persen dari total jumlah penduduk yang menjadi penguasa untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Sekarang ini baru ada 400.000 pengusaha di Indonesia,” uja dia.
Di sisi lain, fakta di lapangan, peningkatan jumlah penganggur semakin didominasi oleh penganggur yang terdidik. Data Badan Pusat Statistik menunjukkan, jumlah penganggur yang berpendidikan universitas meningkat dari 409.900 orang pada Februari 2007 menjadi 626.200 orang pada Februari 2008 atau meningkat sebesar 52 persen.
Pada periode yang sama, penganggur yang berpendidikan diploma naik 57 persen dari 330.300 orang menjadi 519.900 orang.
”Sangat penting untuk dikembangkan kemampuan menciptakan pekerjaan, bukan mencari pekerjaan,” ujar Ciputra.
GEW dirintis di Inggris sejak 2004 dan tahun ini untuk pertama kalinya akan digelar secara global.

Tags: