Generasi Terbaru SDM Tantangan Strategi HR Masa Depan

Para profesional bidang HR harus beradaptasi dengan sebuah dunia di mana “karyawan adalah raja”. Dunia dengan karakteristik seperti itu telah lahir seiring dengan datangnya SDM dari generasi yang sangat baru. Generasi terbaru SDM tersebut memiliki set permintaan-permintaan dan harapan-harapan yang berbeda dengan pendahulu mereka.

Mereka populer dengan sebutan “kaum milenial”, yakni gelombang tenaga kerja yang lahir setelah 1998. Generasi ini akan menuntut fleksibilitas dan lebih mengedepankan perasaan dalam bekerja. Kaum pekerja dari generasi sangat baru tersebut akan berharap banyak pada kalangan pengusaha untuk memberikan benefit yang bermakna bagi kehidupan sosial dan lingkungan. Kemunculan mereka menjadi pembicaraan para delegasi konferensi HR yang diselenggarakan oleh perusahaan jasa profesional Pricewaterhouse-Coopers (PwC) di Barcelona, pekan lalu.

Dikatakan, kaum milenial akan sepenuhnya melek teknologi, dan menciptakan permintaan yang tinggi pada jasa-jasa layanan IT. Sebagian dari mereka akan menilai pengusaha berdasarkan tampilan website perusahaannya. Di atas semua itu, mereka akan kurang loyal dibandingkan dengan generasi sebelumnya. Jika mereka tidak puas dengan pekerjaan, mereka akan “cabut” dan pindah ke perusahaan yang kondisi dan brand-nya lebih bagus, yang mampu memenuhi harapan dan nilai-nilai mereka.

Partner pada PwC Michael Rendell menandaskan, “Perusahaan-perusahaan harus mencermati perubahan permintaan-permintaan dalam urusan ketenagakerjaan jika mereka ingin mendapatkan karyawan yang terbaik.” “Dan, itu tak selalu berkaitan dengan soal uang,” tambah dia mengingatkan. “Perusahaan yang menawarkan paket benefit menarik dan mempunyai brand bagus yang akan mendapatkan staf terbaik.”

Tags: ,