General Motor, Microsoft PHK Ribuan Karyawan

Produsen mobil General Motor (GM) berencana mengurangi sekitar 10 ribu karyawan dalam divisi Opel Eropa. Sementara, raksasa perangkat lunak komputer Microsoft juga akan melakukan hal yang sama, yakni memangkas lebih dari 800 karyawan dan merumahkan 5.000 orang lainnya.

Begitulah, gelombang PHK di berbagai perusahaan besar dunia terus berlangsung. Sejumlah perusahaan di AS diperkirakan akan mengurangi jumlah karyawan mereka total sebesar 203.000 orang pada Oktober 2009. Angka ini tergolong paling kecil dalam lebih dari setahun ini setelah PHK atas 227.000 orang pada September.

Laporan hasil survei Bloomberg atas 34 ekonom AS menyebutkan bahwa pengangguran akan terus meningkat meski perekonomian mulai pulih. Perekonomian AS telah kehilangan 7,2 juta pekerjaan sejak resesi dimulai pada Desember 2007.

Meningkatkan Efisiensi

“Awal tahun ini, kami mengumumkan bahwa dalam rangka mengurangi biaya, meningkatkan efisiensi dan memprioritaskan bidang fokus kami, kami akan menghilangkan kira-kira 5.000 posisi pada Juni 2010,” ujar juru bicara Microsoft Lou Gellos, Rabu (4/11/09).

“Hari ini, kami menghilangkan sekitar 800 posisi yang tersebar di beberapa bisnis dan lokasi dan telah menyelesaikan rencana pengurangan kami lebih cepat dari yang telah diantisipasi 11 bulan lalu,” tambah dia.

Menurut Lou Gellos apa yang dilakukan sekarang juga demi kepentingan melanjutkan bisnis mereka. Sejak Januari lalu perusahaan yang berbasis di Washington itu telah melakukan PHK besar-besaran. Sebelumnya, mereka memiliki 91.005 karyawan.

Microsoft telah terpukul oleh lemahnya permintaan di seluruh dunia untuk komputer pribadi dan berharap untuk mendapatkan dorongan dari rilis bulan terakhir yang banyak digembar-gemborkan generasi sistem operasi Windows 7.

Tags: