Gaji Karyawan TI di Indonesia Terendah di Asia

Dalam bidang Teknologi Informasi (TI) perusahaan-perusahaan di Indonesia dan Filipina tercatat paling rendah menghargai kompetensi karyawannya. Untuk sektor industri TI dan Web, profesional di Indonesia dalam setahun mendapat total gaji rata-rata sebesar US$ 10.959, atau 8.022.901 rupiah/bulan.

Survei gaji bidang TI yang dilakukan zdnetasia.com menghasilkan pemeringkatan gaji karyawan dalam industri TI di negara-negara Asia, dan menemukan bahwa karyawan TI di Indondonesia dan Filipina terendah di kawasan tersebut. Sedangkan, Hongkong dan Singapura menempati urutan teratas.

Dengan pengalaman 5 tahun di bidangnya, seorang profesional TI di Indonesia hanya dihargai sekitar US$ 5.619 setahun, atau setara dengan Rp 4.113.576. Bahkan, menurut survei tersebut, jika Anda berpengalaman hingga 10 tahun pun, perusahaan Indonesia hanya mampu menggaji Anda rata-rata maksimal US$ 20.030 per tahun atau sekitar Rp 14.663.629 rupiah setiap bulan, dengan kurs saat ini.

Di Filipina pun, karyawan pada sektor yang sama hanya mendapat gaji total per tahun sebesar US$ 10.899. Bandingkan dengan Hongkong, di mana tenaga TI-nya bisa berpenghasilan sampai US$ 42.422 setahun.

Sementara, untuk profesional pada umumnya di semua sektor di Hongkong bisa berpenghasilan sampai US$ 80.005 dengan pengalaman 10 tahun atau lebih. Kondisi tersebut menempatkan Hongkong pada posisi pertama di Asia yang karyawannya berpenghasilan tinggi.

Singapura menjadi negara kedua di Asia dengan penghasilan total per tahun yang tertinggi. Profesional TI dan Web negara itu dalam setahun rata-rata berpenghasilan sekitar US$ 39.782. Dan, penghasilan tahunan para profesional semua bidang di negara itu tercatat sebesar US$ 25.282 sampai US$ 64.289, untuk mereka dengan pengalaman 5 sampai di atas 10 tahun kerja.

Manajemen TI

Untuk sektor industri TI, survei tersebut seperti dikutip Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Telematika, juga menampilkan data menarik lain yang dapat menjadi bahan kajian. Mereka yang berkarir di bidang Manajemen TI, misalnya, mendapat total pendapatan tahunan yang paling besar dibandingkan bidang lain seperti Project Development dan System Development.

Hal ini berlaku di semua negara yang disurvei, yakni Hongkong, Singapura, Thailand, India, Indonesia, Malaysia dan Filipina.

Untuk posisi Manajemen TI, Hongkong berada di peringkat tertinggi pendapatan per tahun yakni US$ 96.754, disusul Singapura (US$ 61.167), Thailand (US$ 38.721), India ( US$ 28.557), Malaysia ( US$ 25.162), Filipina ( US$ 19.524) dan Indonesia ( US$ 16.060).

Sedangkan, penghasilan terendah di sektor TI ditempati oleh bidang System Development, yakni US$ 40.971 (Hongkong), US$ 32.902 (Singapura), US$. 15.450 (Thailand), US$ 13.967 (Malaysia), US$ 11.953 (India), US$ 8.448 (Filipina) dan US$ 6.897 (Indonesia).

Tags: