Facebook Menerobos Dunia Kerja dengan Facebook At Work

Media sosial facebook tentunya sudah tak asing lagi bagi kita semua. Hanya saja, tidak semua perusahaan membolehkan karyawannya untuk membuka akun facebook pada saat jam kerja. Namun, kebijakan tersebut tentunya akan berubah apabila benar facebook nantinya meluncurkan program barunya, yakni facebook At Work. Seperti diberitakan oleh Financial Times, Facebook saat ini tengah mempersiapkan platform terbaru yang ditargetkan untuk konsumen perusahaan sehingga mereka dapat mengkolaborasikan dokumen-dokumen melalui social media.

Masih menurut FT, program tersebut sedang digarap oleh kantor Facebook yang ada di London dan nantinya, platform tersebut dapat memisahkan antara akun pribadi dengan profesional. Pada dasarnya, akun profesional memiliki tampilan yang sama dengan akun facebook yang sudah ada sekarang, hanya saja karena tujuannya adalah untuk berinteraksi secara profesional dengan kolega, maka data pribadi tidak akan dicampur dengan profesional. Akun ini dinilai akan menjadi pesaing Linkedin apabila profil profesional ini terintegrasi dengan Google.

Baca juga: Facebook dan Apple luncurkan tunjangan tunda kehamilan

Dunia bisnis platform kolaborasi korporasi ini memang masih sulit dimasuki. Biasanya, perusahaan developer software akan mendekati departemen  IT dan tugas IT lah yang menyampaikan produk tersebut kepada seluruh stokeholders dan itu juga bukan pekerjaan mudah. Selainnya jalur yang masih terbatas, platform berkonsep kolaborasi internal ini sulit masuk karena adanya kompetitor. Menurut pengamatan Erika Morphy, kontributor Forbes, ada beberapa nama yang sudah terlebih dahulu menjajaki pasar ini, di antaranya Salesforce Chatter, yang sudah dipakai oleh ribuan pengguna salesforce.com dan juga Slack yang populer setelah dipakai Hipchat dan Campfire. Slack disebut-sebut memiliki keunggulan tampilan interface yang jelas ketika chatting dan proses document sharing yang cukup baik.

Meskipun demikian, larangan penggunaan facebook di tempat kerja pada dasarnya justru menjadi sentimen positif bagi mereka untuk masuk ke industri ini.  Terlebih, facebook telah memiliki 1.3 milyar pengguna aktif setiap bulannya dan 23% di antaranya adalah pekerja seperti didapat dari hasil survey dari salary.com. Hingga saat ini, masih belum jelas apakah facebook akan menggunakan pola “iklan di halaman” facebook atau justru meniru Slack dengan sistem langganan dari perusahaan-perusahaan  klien.

Baca juga: Bagaimana Facebook dan Twitter membangun fasilitas training

Tags: ,