“Employer Brand” Bisa Tingkatkan Retensi

Perusahaan Anda sedang mengalami kesulitan finansial untuk menaikkan gaji karyawan? Dan, Anda khawatir retensi karyawan akan turun gara-gara hal itu? Tenang. Ada “obat penawar”-nya. Apa itu? “Employer brand” yang bagus!

Sebuah laporan terbaru mengungkapkan, fokus pada peningkatan “employer brand” bisa membantu organisasi meretensi staf ketika tidak ada uang tunai untuk menaikkan gaji.
Laporan tersebut disusun oleh Chartered Institute of Personnel and Development (CIPD) bekerja sama dengan lembaga konsultan HR Mercer berdasarkan survei atas 44 organisasi, ditambah panel diskusi dan studi kasus atas 9 organisasi di Inggris.

Diakui, penghargaan kerja berupa uang sampai kapan pun tetap penting. Namun, laporan hasil penelitian tersebut mengungkapkan bahwa bentuk-bentuk penghargaan di luar uang juga bisa menjadi kunci untuk memperkuat brand.

Sean Wheeler, Group Director of People Development pada Malmaison and Hotel du Vin yang merupaka salah satu objek survei mengatakan, resesi telah membuat pihaknya memfokuskan pada penghargaan-penghargaan non-finansial. Misalnya, pemberian kartu-kartu diskon belanja, perawatan kesehatan, voucher perawatan anak hingga dikson menginap di hotel bagi karyawan.

“Kami tidak menaikkan gaji selama dua tahun sehingga perlu untuk secara aktif melihat kemungkinan-kemungkinan lain yang bersifat low-cost dan no-cost,” papar Wheeler kepada Personnel Today. “Kami beruntung bahwa kami punya produk yang bagus sehingga kami bisa memanfaatkannya sebagai insentif.”