“Employee Engagement” Turun 18% Akibat Krisis

Tingkat employee engagement turun 18% terhitung sejak krisis keuangan global dimulai. Hal itu berdampak pada penurunan produktivitas perusahaan sebesar 3 sampai 4 persen.

Demikian diungkapkan oleh General Manager Human Capital Solutions pada Oracle wilayah Asia Pasific Tim Darton di Kantor Oracle Indonesia, Jakarta, Kamis (19/2//2010).

Menurut Darton, pasca-krisis sekarang ini merupakan momen yang tepat bagi HR untuk memeriksa kembali kebijakan-kebjiakan berkaitan dengan “workforce”, dan kalau perlu melakukan transformasi untuk menghadapi hari esok.

“HR yang visioner senantiasa memastikan, akan dijadikan apa SDM yang ada, lalu membangun blueprint mengenai kemampuan-kemampuan dan aksi-aksi apa yang diperlukan,” ujar dia.

Lebih jauh Darton mengingatkan bahwa dalam menjalankan inisiatif-inisiatifnya, HR perlu bekerja sama dengan petinggi-petinggi lain dari bagian keuangan dan teknologi. “HR merupakan persimpangan yang rumit dari berbagai proses dan strategi,” kata dia.

“HR harus mampu menterjemahkan strategi-strateginya ke dalam bahasa umum yang dipahami oleh direktur keuangan maupun direktur bagian teknologi,” tambah dia.

Oracle sendiri baru saja mengeluarkan produk perangkat lunak baru untuk memudahkan HR mengelola karyawan secara terintegrasi.

Software yang diberi nama PeopleSoft HCM 9.1 itu diharapkan bisa membantu HR meningkatkan produktivitas karyawan, memacu kinerja bisnis sekaligus menghemat biaya.

Tags: