Ekonomi Kreatif Serap 7 Juta Karyawan

Sumbangan ekonomi kreatif pada perekonomian nasional cukup lumayan pada 2009. Ekonomi kreatif mampu menyumbang 7,6% dalam PDB Indonesia, termasuk 7 juta tenaga kerja yang berhasil diserapnya sepanjang tahun.

Demikian diungkapkan Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu dalam Seminar Kompetisi Ekonomi (KOMPEK) di Kementerian Perdagangan, Jalan M.I Ridwan Rais, Jakarta, awal pekan ini.

“Sebesar 7,6% kontribusi ekonomi kreatif bagi PDB kita, 7,5% untuk ekspor, dan 7 koma sekian juta menyerap tenaga kerja. Ya lumayanlah,” ujar dia.

Mari menjelaskan, terdapat 14 subsektor ekonomi kreatif di Indonesia yaitu fesyen, video, film, fotografi, permainan interaktif, kelompok industri musik, kerajinan, seni pertunjukan, desain, periklanan, televisi dan studio, riset dan pengembangan, layanan komputer dan piranti lunak, arsitektur, media dan percetakan dan barang antik.

Lebih jauh dipaparkan, ekonomi kreatif merupakan sumber ekonomi baru yang mengintensifkan informasi dan kreativitas dengan mengandalkan ide dan stock of knowledge dari Sumber Daya Manusia. Menurut Mari, ekonomi kreatif ini sangat penting demi mengangkat citra bangsa.

Selain itu, ekonomi kreatif merupakan sumber daya yang terbarukan dan mengandalkan ide sehingga tidak ada habisnya selagi terus dikembangkan sehingga mampu memberikan kontribusi yang berkesinambungan untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia.

“Ekonomi kreatif ini masih bisa terus dikembangkan karena lebih menyenangkan di industri kreatif dibandingkan kerja di industri monoton. Selain itu, terdapat 120 juta lebih pasar untuk ekonomi kreatif ini,” jelas Mari.