Di Padang, PHK Membayang

Pemutusan hubungan kerja (PHK) membayangi warga Padang dan sekitarnya pascagempa bumi. Perusahaan, pertokoan, perhotelan, dan sebagian rumah sakit swasta yang bangunannya hancur diterjang gempa belum membuka usahanya, bahkan sebagian memilih mem-PHK karyawannya.
Di Rumah Sakit Bunda Medical Centre (BMC), Kota Padang, Sumatera Barat sekitar 250 paramedis berunjuk rasa menyusul keputusan manajemen rumah sakit yang mem-PHK mereka. Keputusan itu sontak ditolak karyawan karena manajemen tidak memberi mereka kompensasi.
”Di tengah masa sulit seperti ini, rumah sakit kok malah memberhentikan kami, apalagi kami tanpa diberi pesangon sama sekali,” kata Nani (25), salah seorang perawat Rumah Sakit BMC seperti dilaporkan Harian Kompas akhir pekan lalu. Bangunan Rumah Sakit BMC kini nyaris runtuh.
Di kawasan pertokoan dan bisnis Pondok, Padang Selatan baru sebagian kecil pertokoan dan industri kecil yang memulai usahanya. Sebagian besar toko masih tutup. Pemilik toko memilih merumahkan karyawannya hingga waktu yang belum jelas.
”Mau buka bagaimana, masuk ke toko saja kami takut. Bangunan sudah miring begini. Semua dinding retak. Satu-satunya jalan tutup dulu. Empat karyawan saya terpaksa tidak bekerja dulu,” kata Surya Lesmana (50), pemilik toko mebel dan alat-alat rumah tangga di Jalan Imam Bonjol, Padang. Sejak gempa, Surya sibuk membersihkan puing tokonya.
Tokoh Tionghoa di kawasan perdagangan Pondok Liem Chen Hin mengungkapkan, 80 persen bangunan pertokoan dan industri kecil di wilayah Pondok rusak. Ada sekitar 3.000 toko dan industri kecil di wilayah tersebut.
”Saya kira tidak ada bangunan yang tak rusak. Kalaupun ada, itu sangat kecil. Dalam waktu setahun ke depan, kira-kira masih sulit bangkit,” ujar Liem.
Sebelumnya, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia Sofjan Wanandi memperkirakan, hanya 20-23 persen pemilik rumah dan toko di Padang yang mengasuransikan bangunannya. Karena itu, perbankan diminta membantu kebangkitan perekonomian Padang.
Dalam catatan Depnakertrans, tak kurang dari 7000 orang terancam kehilangan pekerjaan akibat kerusakan pascagempa. Menakertrans Erman Suparno telah menyatakan, pihaknya menaruh perhatian pada masalah kemungkinan PHK. Selain berupaya menghindari PHK, Erman mengaku telah menyiapkan program bantuan untuk menyerap tenaga kerja.

Tags: