Depkeu Ajukan Anggaran Remunerasi 2010 Rp 5,428 Triliun

Segenap karyawan Departemen Keuangan (Depkeu) bolehlah bergembira. Menteri yang memimpin mereka telah mengajukan anggaran untuk tahun 2010 sebesar Rp 15,282 triliun. Dari jumlah tersebut, Rp 5,428 triliun merupakan anggaran remunerasi dalam bentuk TKPKN (Tunjangan Khusus Pembinaan Keuangan Negara).

Menteri Keuangan sekaligus Menko Perekonomian Sri Mulyani mengungkapkan, awalnya anggaran yang akan diajukan sebesar Rp 15,481 triliun atau naik 0,01 % dari tahun lalu. “Karena ada optimalisasi dipotong Rp 198,500 miliar menjadi Rp 15,282 triliun,” ujar dia dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (8/6/2009) malam.

Adapun rincian anggaran tersebut sebagai berikut:

— Belanja pegawai Rp 7,748 triliun

— Belanja barang Rp 5,13 triliun

— Belanja modal Rp 2,39 triliun

— TKPKN Rp 5,428 triliun

— Gaji pegawai dan gaji ke-13 Rp 2,5 triliun.

Tidak Terima Pegawai di Bawah D1

Dalam kesempatan yang sama Sri Mulyani juga menyampaikan, untuk meningkatkan kualitas SDM, Depkeu tidak akan lagi melakukan rekrutmen pegawai yang berpendidikan di bawah D-1.

“Kalau pun merekrut (di bawah D1) itu hanya untuk Bea dan Cukai, untuk kerja lapangan. Kami akan meneruskan seluruh upaya reformasi birokrasi di Departemen Keuangan dan meningkatkan kualitasnya,” papar dia seperti dilaporkan Detikcom.

Dijelaskan, saat ini jumlah SDM Departemen Keuangan sebanyak 61.421 orang, berkurang dari tahun 2009 yang sebanyak 62.000 lebih. Dan, saat ini, jumlah pegawai yang berpendidikan di bawah D-1 masih cukup banyak. Menurut Sri Mulyani, yang lulusan SD ada 621 orang, SMP 1.380 orang dan SMA 17.542 orang.

Tags: