Depdag Buka Pusat Pelatihan, Non-PNS Boleh Ikut

Departemen Perdagangan (Depdag) resmi membuka pusat pendidikan dan pelatihan (pusdiklat). Menariknya, fasilitas tersebut bukan monopoli pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Depdag saja melainkan bisa dimanfaatkan oleh pihak mana pun yang berkecimpung dalam dunia usaha bidang perdagangan.
“Program pengembangan kapasitas SDM Depdag tidak hanya dilakukan untuk aparatur bidang perdagangan di daerah, namun diperuntukkan bagi pelaku usaha yang bergerak di sektor perdagangan,” ujar Sekjen Departemen Perdagangan Ardiansyah Parman saat menyampaikan pidato Menteri Perdagangan dalam acara peresmian pusdiklat tersebut di Depok, Selasa (17/3/2009).Dikatakan, pengembangan pembangunan pusdiklat itu bertujuan untuk mendukung kinerja Departemen Perdagangan secara keseluruhan.
“Untuk membangun SDM bukan hanya sarana diklat tapi juga kualitas penyelenggaraan diklat. Pembangunan fasilitas diklat yang memadai merupakan upaya meningkatakan kualitas dan profesionalisme,” papar Ardiansyah seperti dilaporkan <I>detikcom</I>.
Pengembangan pembangunan Pusdiklat Depdag yang berlokasi di Jalan Abdul Wahab, Cinangka, Sawangan, Depok tersebut dilakukan secara bertahap yang sebagian di antaranya merenovasi gedung lama.
Pembangunan dimulai sejak 2006 dan selesai pada 2008 lalu. Beberapa fasilitas yang dimiliki gedung berlantai empat tersebut antara lain ruang rapat, ruang kelas, aula, asrama berkapasitas 60 orang, auditorium, perpustakaan, kantin, sarana fitnes, poliklinik umum, poliklinik gigi, sarana musik dan karaoke, masjid, 3 unit bus hingga perlatan outbond.
Dengan tenaga kediklatan berjumlah 23 orang, sejauh ini tak kurang dari 3.885 PNS maupun pelaku usaha telah mengikuti berbagai program yang dilaksanakan oleh Pusdiklat Depdag.
Diklat terselenggara atas biaya APBN dan juga dari peserta sendiri. Bidang-bidang pelatihan yang dibiayai oleh APBN adalah untuk SDM dunia usaha yang meliputi kewirausahaan, perdagangan, pemasaran, promosi, bisnis waralaba, manajemen pertokoan hingga pelayanan pelanggan.

Tags: