CEO Khawatirkan Kualitas Talent Manajerial

Bagaimana para CEO melihat generasi baru manajer dewasa ini? Ternyata, mereka melihat dengan tatapan kekhawatiran. Di mata para CEO, saat ini dunia usaha minim dengan manajer yang berkualitas baik dan berbakat, sehingga mereka cemas, jika saatnya harus mundur nanti, mereka sulit mencari pengganti.

Sebuah studi atas 769 CEO global dari 40 negara oleh Conference Board menemukan, talent manajerial yang berkualitas dan suksesi manajemen menjadi isu dominan di kalangan CEO, menggeser (isu mengenai) biaya perawatan kesehatan.

Dua perhatian utama tersebut, yakni talent manajerial berkualitas dan suksesi manajemen saling terkait erat karena kompetisi untuk manajer-manajer berbakat akan menjadi semakin mengkhawatirkan seiring makin dekatnya generasi “baby boomer” memasuki masa pensiun, demikian pendapat Conference Board.

Di atas semua itu, studi menemukan, strategi eksekusi merupakan concern utama bagi CEO. Terutama, jika ditanya peringkat teratas concern terbesar mereka diantara berbagai tantangan yang ada, para CEO menyebut kesempurnaan eksekusi sebagai tantangan utama, yakni strategi eksekusi yang konsisten dari top management.

Pertumbuhan yang kokoh dan berkelanjutan, yang menduduki peringkat teratas tantangan CEO pada survei tahun lalu, kini menduduki ranking kedua, dengan disusul pertumbuhan keuntungan di peringkat keempat dan menemukan talent manajerial yang berkualitas tadi di urutan kelima.

“Tahun ini, tantangan tertinggi memperlihatkan, CEO di seluruh dunia menyadari bahwa eksekusi yang kuat merupakan faktor penting dalam menggerakkan profit dan revenue,” simpul Presiden dan CEO Conference Board Jonathan Spector.

“Para kaum eksekutif ini juga menjadi semakin sadar akan peran penting sumber daya manusia dalam menjalankan pertumbuhan perusahaan mereka,” tambah dia.

Biaya-biaya yang berkaitan dengan tujangan perawatan kesehatan menduduki peringkat ke-10 dalam daftar tantangan para CEO tahun ini.

Secara khusus studi menyoroti, CEO di Asia menempatkan penemuan talent manajerial berkualitas pada peringkat tertinggi concern mereka. Sedangkan, para CEO di Eropa memperlihatkan concern yang tinggi pada penemuan ide-ide baru yang lebih responsif.

 

Tags: ,