Carol Bartz CEO Baru Yahoo

Sehari setelah mengumumkan pengunduran diri CEO Jerry Yang, raksasa internet Yahoo mengumumkan nama baru penggantinya. Yahoo mengangkat satu-satunya kandidat yang ditawari posisi CEO yang lowong tersebut, yakni Carol Bartz yang terbilang bukan nama asing dalam bisnis industri teknologi.
Bartz sebelumnya adalah CEO sebuah perusahaan software, Autodesk dan termasuk jajaran direktur di Intel, Cisco dan NetApp. Board Chairman Yahoo Roy Bostock menyatakan, Bartz dinilai memiliki kapasitas yang lebih dari cukup untuk memimpin Yahoo di masa sulit sekarang ini.
Seperti dimaklumi, belakangan Yahoo telah ketinggalan dalam persaingan bisnis internet, terutama dengan Google. Bartz diharapkan mampu mengembalikan kejayaan Yahoo sebagai pionir internet setelah dalam setidaknya tiga tahun ini tertatih-tatih.
Bartz sendiri agaknya cukup percaya diri untuk memastikan Yahoo berhasil mencapai tujuannya. “Akan terlalu sombong bila pada hari pertama saya bicara tentang visi. Tapi, saya tidak akan mengambil pekerjaan ini bila saya tidak percaya bahwa ada kesempatan besar di sini,” ujar dia sebelum melakukan pertemuan pertama dengan para top manager Yahoo.
Perempuan berusia 60 tahun tersebut selama hampir 17 tahun menghabiskan waktunya di Autodesk, perusahaan pembuat perangkat lunak untuk arsitek, hingga menduduki kursi CEO pada 1992 hingga 2006. Selama menjabat CEO, Bartz menerima gaji sekitar 500.000 dollar AS. Yahoo sendiri belum mengumumkan paket kompensasi untuk Bartz.
Jerry Yang (40 tahun) yang juga merupakan salah seorang pendiri Yahoo mengundurkan diri dari kursi CEO menyusul penolakannya atas penawaran Microsoft awal 2008 untuk mengambilalih Yahoo.
“Setelah menetapkan Yahoo dalam jalur baru yang lebih terbuka, kini waktunya bagi saya untuk mengalihkan jabatan CEO dan bakat global kami kepada pemimpin baru,” ujar dia.
“Saya akan melanjutkan untuk fokus pada strategi global dan melakukan apa pun yang dapat saya lakukan untuk membantu Yahoo merealisasikan potensi penuhnya dan meningkatkan budaya utamanya di bidang teknologi dan keunggulan produk serta inovasi,” tambah Yang yang akan tetap aktif di Yahoo sebagai eksekutif utama dan anggota dewan.
Pengangkatan Bartz sebagai CEO baru diramalkan akan kembali membuat Micrsoft bergerak untuk memberikan penawaran baru terhadap Yahoo, setelah pada akhir Mei 2008 lalu tawaran sebesar 47,5 miliar dollar AS ditolak Jerry Yang.

Tags: , ,