Calon Karyawan Masuki Dunia Kerja dengan Skill IT

Berbeda dengan gererasi pendahulunya, calon-calon karyawan dewasa ini memasuki dunia kerja dengan percaya diri. Salah satunya berkat penguasaan mereka atas teknologi informasi. Sejak sekolah menengah mereka sudah akrab dengan internet dan setelah lulus universitas siap dengan bekal keterampilan IT yang memadai. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Loudhouse Research, sebuah lembaga survei di Inggris, 82% lulusan sekolah dan 84% sarjana merasa percaya diri dengan kemampuan IT mereka. Namun, hanya 51% yang menggunakan keterampilan itu dalam pekerjaan mereka.

Lebih jauh, survei juga menemukan bahwa 85% dari mereka tahu bagaimana cara menggunakan software presentasi, khususnya PowerPoint. Namun, lagi-lagi kejadiannya kontras ketika mereka sudah memasuki dunia kerja hanya 39% yang memanfaatkannya.
Yang menarik, terdapat indikasi bahwa orang cenderung dalam kaitan dengan keterampilan IT belajar sambil bekerja. Hanya 12% yang mengatakan pernah mendapatkan pelatihan formal.

“Generasi yang kini sedang berbondong-bondong memasuki dunia kerja memiliki akses yang luar terhadap teknologi dalam berbagai aspek kehidupan mereka,” ujar Manajer Regional pada perusahaan software database Filemaker yang mensponsori survei tersebut Tony Speakman. “Teknologi sudah menjadi dunia yang kedua bagi mereka, tambah dia.
Speakman menegaskan, perusahaan-perusahaan yang memanfaatkan teknologi untuk menciptakan efisiensi dengan serta merta akan menjadi organisasi yang lebih sukses. Oleh karenanya, dia menyarankan agar perusahaan memastikan telah mengambil manfaat dari memperkerjakan orang-orang yang memiliki keterampilan teknologi.

“Dewasa ini, proses perekrutan harus mempertimbangkan keterampilan IT yang tak dimiliki oleh generasi sebelum ini, dan spesifikasi-spesifikasi pekerjaan perlu diselaraskan ulang untuk menggunakan keterampilan tersebut dan menyesuaikannya dengan fungsi-fungsi pekerjaan,” ujar dia. Survei melibatkan 1000 sarjana baru dan lulusan sekolah dan dilakukan dengan sistem jajak pendapat secara online.

Tags: ,