Bisnis Waralaba Serap 1 Juta Tenaga Kerja Sebulan

Bisnis waralaba rupanya memberikan dampak yang cukup besar bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Tidak tanggung-tanggung, bisnis ini bisa menyerap lebih dari 1 juta tenaga kerja dalam sebulan.
Menurut Manager Internasional Franchise Business Management (IFBM) Royandi Junus, berdasarkan data riset lembaganya pada 2006 terhadap 581 perusahaan waralaba se-Jabotabek, total penjualan perusahaan tersebut bisa mencapai Rp 4,4 triliun/bulan. Dan, bisnis ini mampu menyerap tenaga kerja hingga 890.128 orang
“Ini saja masih tahun 2006, hanya di Pulau Jawa, dan masih dikurangi 4 industri yang belum teridentifikasi. Pastilah lebih besar, efeknya gede, memperkuat ekonomi dan penyerapan tenaga kerja,” para dia kepada wartawan di JCC Senayan, Jakarta, akhir pekan lalu.
Menurut Kepala Departemen Keanggotaan Perhimpunan Waralaba dan Lisensi Indonesia Evi Diah Puspitawati, bisnis waralaba ini semakin marak di Indonesia sejak 10 tahun terakhir. Apalagi pada 2008-2009, bisnis ini meningkat hingga 10-15%.
Walaupun, pada tahun ini agak menurun karena pewaralaba memilih memperluas cabangnya dibandingkan membuka merek baru. Namun, “Setidaknya sektor ini dari dulu sudah hidup dengan sendirinya. Kita berharap pemerintah bisa membantu karena ini riil yang bisa bergerak, bisa berdiri sendiri,” ujar Evi.

Tags: