Berteman di Luar Kantor Tingkatkan Produktivitas

Mulai sekarang, sering-seringlah hang-out bersama teman sekantor usai jam kerja, dan masukkan tagihannya ke rekening perusahaan. Melewatkan waktu bersama teman-teman sekantor sepulang kerja telah menjadi bagian dari gaya hidup kaum profesional muda Jakarta. Anda pun mungkin melakukannya: sepulang kerja “nongkrong” dulu di kafe, atau jalan-jalan ke mal bersama teman satu geng di kantor Anda.

Tahukah Anda, bahwa hal itu berdampak positif bagi kinerja Anda dan teman-teman Anda di kantor? Sebuah survei baru menemukan, bahwa melewatkan waktu bersantai bersama teman-teman sekantor mendatangkan keuntungan terhadap performance dalam pekerjaan. Limapuluh tujuh persen eksekutif yang diteliti mengatakan, produktivitas kerja meningkat ketika para karyawan berteman di luar kantor.

Dan, hampir dua per tiga (63%) karyawan yang dimintai pendapatnya, setuju.
Namun, jajaran manajer dan karyawan tidak sependapat ketika ditanya lebih jauh mengenai keuntungan dari pertemanan tersebut: 22% karyawan mengatakan, pertemanan antarkaryawan berdampak “sangat positif” terhadap produktivitas; sementara hanya 2% manajer yang mengakui hal itu.

Menikmati

Survei dilakulan oleh Accountemps, perusahaan jasa penempatan tenaga profesional temporer pertama dan terbesar di dunia untuk accounting, finance dan bookkeeping yang berkantor di California, AS. Penelitian melibatkan 150 eksekutif senior dari HR, finance dan marketing dengan 1000 perusahaan terbesar di AS dan lebih dari 500 karyawan penuh maupun paroh-waktu.

Menurut anggota tim peneliti David Araldi, karyawan yang saling berteman biasanya datang lebih awal di kantor dan menikmati hari-hari kerja mereka. Hal itulah yang pada gilirannya akan menggerakkan produktivitas menjadi lebih tinggi.

“Salah satu alasan utama orang memutuskan untuk bertahan di sebuah organisasi bukan hanya untuk apa mereka bekerja, tapi juga dengan siapa (mereka bekerja),” ujar dia.
Ditegaskan, hubungan pertemanan yang baik dan kuat antarteman sekantor tidak hanya bisa dibangun lewat “ngopi” bareng di kafe. Manajemen dan staf bisa bekerja sama selama jam-jam kerja untuk mengkomunikasikan tanggung jawab-tanggung jawab dan mengecek progress.

Mendorong

“Kolega-kolega kerja yang juga berteman lebih cenderung untuk mendorong satu sama lain ketika menghadapi tantangan-tantangan atau tanggung jawab-tanggung jawab baru, meningkatkan semangat (kerja) tim,” ujar Direktur Accountemps Max Messmer, yang juga penulis buku Motivating Employees for Dummies.

“Para supervisor bisa mempererat persahabatan dengan mensponsori kegiatan-kegiatan yang bersifat team-building dan memberi kesempatan karyawan untuk lebih saling mengenal di luar urusan pekerjaan.”

Messmer menambahkan, “Khusus untuk karyawan baru, penting untuk memiliki kesempatan membangun hubungan dengan anggota staf kantor yang lain. Mereka yang bisa membentuk pertemanan dari awal dalam pekerjaan cenderung menyesuaikan diri lebih cepat dan bertahan dalam tim untuk waktu yang lama.”

Tags: