Baru Dilantik, Direktur SDM PTPN VII Diminta Tingkatkan Gizi KaryawanD

Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengangkat Sekretaris Korporasi PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VII Budi Santoso menjadi Direktur Sumber Daya Manusia (SDM). Pengangkatan tersebut dilakukan untuk mengisi kekosongan posisi Direktur SDM yang kosong setelah ditinggalkan Mardjan Ustha yang sekarang menjabat sebagai Direktur Produksi PTPN VII.

Menurut Deputi Kementerian Negara BUMN Bidang Usaha Agroindustri Agus Pakpahan, posisi Direktur SDM sangat diperlukan di sebuah perusahaan dan tidak bisa dibiarkan kosong dalam waktu lama. “Kelapa sawit ditanam di mana-mana sama saja, yang bikin beda orang yang mengelolanya. Di sinilah tugas Direktur SDM diperlukan,” ujar dia di kantor BUMN, Jakarta, pekan lalu.

Ia mengharapkan, potensi karyawan PTPN bisa lebih ditingkatkan kembali, terutama dari kondisi ketahanan tubuh dan pasokan gizi yang didapatkan karyawan. “Jangan sampai produktivitas kebun jadi tidak maksimal karena persoalan lemas dan kurang gizi. Sehingga karyawan tidak gigih,” tambah Agus seperti dilaporkan detikcom.

Agus agakanya serius memikirkan soal pemenuhan gizi karyawan. Kepada direktur SDM yang baru dia meminta agar bisa mengambil sampel untuk cek darah sehingga bisa diketahui kekurangan tiap-tiap karyawan. Dengan demikian, sesuai dengan kekurangan tersebut, masing-masing karyawan bisa diketahui kebutuhan vitamin dan nutrisi yang tepat.

“Kalau makanan untuk karyawan hanya seadanya saja maka produktivitas tidak akan meningkat. Mau disekolahin ke mana saja, sebentar langsung tidur karena kurang gizi,” tegas Agus setengah berseloroh. Lebih jauh Agus mengingatkan agar jajaran direksi PTPN VII memperhatikan hak para karyawan sesuai dengan peraturan perundangan yang ada. Jangan sampai ada hak yang terlambat atau bahkan tidak diberikan.

Dikatakan, PTPN dengan jumlah karyawan sekitar 350.000 orang merupakan perusahaan yang sangat berpotensi jika didukung SDM yang kuat. Pengangkatan Budi Santoso menjadi Direktur SDM PTPN VII merupakan bagian dari rotasi kepemimpinan yang dilakukan Kementerian BUMN di lingkungan PTPN.

Direktur Produksi PTPN VII Erwin Nasution dirotasi dan menduduki jabatan baru sebagai Direktur Utama PTPN I, menggantikan Fauzi Yusuf yang dialihkan menjadi Dirut PTPN V.  Sementara itu, Irwan Juned yang sebelumnya menjabat Dirut PTPN V diberhentikan karena sudah habis masa jabatannya. Posisi Direktur Produksi PTPN VII yang kosong akan dirangkap oleh Direktur Produksi PTPN VII Mardjan Ustha.

Tags: