Bank IFI PHK Karyawan, Pesangon Belum Jelas

Setelah menunggu dalam ketidakpastian selama beberapa waktu, karyawan Bank IFI yang dilikuidasi pada 17 April 2009 kini bisa leluasa untuk mencari pekerjaan baru. Sebab, surat pemutusan hubungan kerja (PHK) akhirnya keluar juga. Kendati demikian, mereka tetap masih harus menunggu satu hal lagi, yakni pesangon. Bank IFI mengeluarkan surat PHK untuk para karyawannya sejak Jumat (15/5/2009) pekan lalu. Tidak semua karyawan terkena PHK. Masih ada sekitar 50 orang yang masih dipekerjakan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) untuk melaksanakan proses verifikasi yang belum selesai.

“Surat PHK sudah keluar Jumat minggu kemarin. Semuanya di-PHK, tapi ada sisa 50-an orang yang masih dipakai LPS,” kata seorang pegawai Bank IFI kepada Detikcom di Kantor Pusat Bank IFI, Plaza ABDA, Jakarta, Jumat (22/5/2009). Pada Jumat (15/5/2009) pekan lalu itu, Bank IFI memanggil sekitar 150 orang pegawainya. Pada saat itulah bank tersebut mengeluarkan surat PHK untuk 100 orang karyawannya, dan 50 orang sisanya masih dipekerjakan membantu LPS.

Lalu bagaimana dengan pesangon? Pegawai yang enggan disebutkan namanya itu mengaku lelah menunggu kepastian pesangon yang hingga kini belum ada kejelasan. “Wah, capek juga kita nungguin nggak jelas begini,” kata dia. Situasi Bank IFI saat ini terbilang sepi. Meski demikian masih ada sekitar 3-4 orang nasabah yang datang untuk meminta kejelasan dana mereka, yang dilayani oleh dua orang customer service. Bank IFI milik bos waralaba McDonald’s Bambang Rachmadi dilikuidasi oleh pemerintah karena ketersediaan modal yang tidak memadai dan tingkat NPL yang membengkak.

Tags: ,