Banjir, Banyak Karyawan “Meliburkan Diri”

pluit mall

Walau banjir yang menggenangi beberapa lokasi sudah berangsur surut, namun akses jalan dan beberapa tempat masih belum kembali normal. Bahkan menurut Badan Layanan Umum Transjakarta, sebagian armada busnya tidak beroperasi karena beberapa rute tidak bisa dilewati. Kondisi ini otomatis menganggu aktivitas warga khususnya karyawan yang menggunakan angkutan umum menuju kantor.

Pada hari ini (Jumat, 18 Januari 2013) sebagian karyawan memilih tidak pergi ke kantor. “Di dalam rumah sih gak banjir tetapi kita kesulitan keluar karena air masih sekitar 50 cm di jalan,” ujar Risa staff Marketing di salah satu perusahaan elektronik di Pluit.

Risa mengaku sudah tidak masuk kantor sejak Selasa lalu, “Selasa dan Rabu saya ambil cuti, kalau kemarin kita diliburkan, hari ini belum tahu deh,” ujar Risa. Kebijakan kantor untuk memberikan dispensasi kepada karyawan yang terkena musibah memang belum ada, namun Risa memilih untuk ‘libur’ dulu. “Kalau dipotong cuti atau gaji juga tidak apa-apa, habis daripada susah balik ke rumahnya, nanti malah tambah ribet,” ujar Risa.

Karyawan salah satu Bank Negara di Harmoni, Indri juga mengaku meliburkan diri. “Iya, dalam seminggu ini baru masuk 2 hari, mudah-mudahan tidak memotong waktu cuti, karena kan ini musibah,” tutur Indri.

Kondisi yang lebih parah menimpa karyawan di daerah Pluit Mall. Karena sudah terlanjur sampai kantor, mereka terjebak di dalam Mall karena debit air semakin tinggi. Karlina, telemarketing sebuah perusahaan advertising di BSD menerima kabar bahwa temannya terjebak di dalam mall pluit.

“Sebenarnya mereka diliburkan, namun karena hujan yang kembali turun tadi pagi membuat mereka terjebak dan tidak bisa ke mana-mana,” ujar Karlina. 7 temannya yang bekerja di Restoran cepat saji itu pasrah menunggu situasi lebih aman dan air di pelataran mall kembali surut.

Karlina mengaku banjir tahun ini lebih parah dibandingkan 5 tahun lalu. “Kita juga heran karena biasanya mall ini tidak pernah banjir, bahkan sekarang warga juga ikut mengungsi di mall,” tambahnya.

Perusahaan Menghargai Perjuangan Karyawan

Alasan banjir nampaknya dapat diterima oleh sebagian atasan bagi karyawannya yang tidak masuk. Seperti yang disampaikan Prasetya M Brata selaku Executive Advisor to CEO Bumiputera, “Dapat dimaklumi, jika alasannya benar karena banjir. Namun manajemen menghargai mereka yang meskipun banjir namun masih dapat ke kantor,” ujar Prasetya.

Senada dengan Prass, HR Director PT Sumberdaya Sewatama, Sumarlan Wibawa juga percaya kepada karyawan yang kesulitan untuk masuk kantor. “Kita trust saja sama karyawan, karena kenyatannya memang banyak yang tidak berdaya di tengah kemacetan, kasihan,” ujar Marlan.

Bahkan Perusahaan alat berat yang juga grup dari PT Tiara Marga Trakindo ini sedang mendata siapa saja karyawannya yang terkena musibah banjir. “Kita baru mendata ada beberapa yang kebanjiran, tim kami hari ini dan besok Sabtu Minggu rencananya akan keliling ke keluarga karyawan,” ujar Marlan.  (*/@nurulmelisa)

Foto: banjir di depan Pluit Mall

Tags: ,