Bahasa Menjadi Fokus Utama Training di Indonesia, Jepang, dan Korsel

Hasil riset Cegos Asia Pacific 2012-2013 yang dirilis baru-baru ini di Singapura juga menemukan berbagai topik yang menjadi fokus utama training di berbagai negara. Menarik bahwa pelatihan bahasa merupakan pelatihan yang paling populer di Indonesia, Jepang dan Korea Selatan.

Di antara berbagai disiplin pelatihan mulai dari technical skills yang berhubungan dengan pekerjaan hingga bahasa, business skills, management dan leadership skills, berikut ini adalah komposisi pada berbagai negara dan wilayah:

–          Technical skills adalah topik training yang paling populer di seluruh Asia Pasifik (15% responden)

–          Diikuti oleh management skills (12%) dan business skills (11%)

–          Training bahasa lebih populer di Eropa (17%) dibandingkan Asia (9%)

–          India dan China memimpin dalam training technical skills (India 23%, China 17%)

–          China memimpin dalam training business skills (18%) dan management skills (17%)

–          Terdapat peningkatan dalam compliance training di beberapa negara, yaitu India, Australia, dan Indonesia. Hal ini mungkin merefleksikan budaya yang semakin matang dalam mengikuti regulasi di dalam negeri maupun secara global.

–          Training bahasa menunjukkan peningkatan

–          Indonesia dan Jepang/Korea Selatan menunjukkan minat yang paling tinggi terhadap training bahasa (16% responden)

Investasi yang besar terhadap pelatihan bahasa dapat dijelaskan dengan berbagai alasan.  Laporan riset Cegos Asia Pacific itu menyebutkan, penurunan ekonomi di Jepang dan Korea Selatan membuat kedua negara tersebut berusaha berkompetisi lebih baik secara internasional, mencari talent baru, dan mencari peluang-peluang baru di bagian dunia yang lain.

Sementara untuk kasus Indonesia, sebagai salah satu perekonomian yang berkembang paling cepat di Asia Pasifik, hal ini menunjukkan bahwa Indonesia memahami pentingnya perdagangan internasional dan penting untuk dapat berkomunikasi dengan baik dengan negara-negara lain.

Peningkatan training bahasa tidak terjadi di Australia, India dan Malaysia, di mana bahasa Inggris sudah menjadi standar bahasa bisnis. Di China pun hal ini tidak terjadi walaupun perdagangan internasional China berkembang pesat. (*/@mei168)

 

Tags: , ,