Bagaimana Tren CNB dan Recruiting Intelligence 2012?

pmsm

PERHIMPUNAN Manajemen Sumberdaya Manusia (PMSM) Indonesia kembali menyelenggarakan HR Meet and Talk. Selain untuk memberikan nilai tambah kepada seluruh anggotanya, acara sharing session dengan pakar human resources juga terbuka untuk umum, khususnya para praktisi HR yang belum bergabung di komunitas PMSM maupun bagi para pemerhati HR.

Bertempat di salah satu kafe di FX Plaza, Senayan, Jakarta Selatan, PMSM menghadirkan praktisi HR,yakni Nugroho Irawan (Hay Group) dan Eileen Rachman (Experd) yang membawakan topik menarik, yakni tren compensation and benefit (CNB) serta recruiting intellegence. Dihadiri sekitar 100 peserta, acara HR Meet and Talk berlangsung meriah.

Dalam kesempatan pertama Nugroho memaparkan hasil riset tren CNB di Indonesia. Diantaranya mengenai most popular benefits di Indonesia. Empat besar untuk program benefit yakni health care benefits (100%), car benefits for HRL 16 and above (80%), pension plan (37%), loan provision (48%). Kemudian untuk other benefits (less than 10%), masing-masing; educational assitance, club membership, product discount, cafetaria benefit, professional association, dan additional holidays.

Sedangkan most popular allowances di Indonesia terdiri dari fixed allowances dan other allowances. Fixed allowances mencakup position allowance (35%), location allowance (26%), leave allowance (24%). Other allowances masing-masing; transport allowance (44%), meals allowance (40%), housing allowance (32%), mobile phone allowance (22%).

Nugroho mengingatkan kepada para praktisi HR tentang data attrition rates di Indonesia, di mana average employee turnover rate untuk industri communications (8.0%), industrials-construction & materials (10.0%), consumer goods (6,7%), financial (8.0%), industrials-industrial goods (11.2%), natural materials-natural resources khususnya plantations (7.8%), serta natural materials-natural resources (mining) sebesar 7.0%.

“Tiga posisi yang turnover-nya paling tinggi adalah productions/operations, salaes & marketing, dan engineering/technical. Selain itu tiga posisi tersebut juga dikeluhkan banyak perusahaan karena paling susah direkrut,” lanjut Nugroho.

Dengan data-data tersebut, Nugroho mengajak kepada para praktisi HR, khususnya yang menangani CNB, agar pintar-pintar mencari strategi guna menjaga para talent terbaik di perusahaan untuk tidak mudah pergi. “Tantangan HR kini makin bertambah dengan hadirnya generasi Y, di mana mereka ini memiliki kebutuhan yang berbeda dengan karyawan-karyawan lama baik dari generasi baby boomer maupun X-generations. Disinilah tugas HR menyelaraskan paket-paket yang akan diberikan dengan mengadopsi demografi karyawan yang ada,” tukasnya.

Sementara itu Eileen Rachman menyodorkan data-data menarik tentang sulitnya perusahaan mencari talent di pasar tenaga kerja. Eileen mengutip data yang pernah disajikan di PortalHR mengenai Top HR Concern di Asia Pasific. Yakni, attracting and retaining high performing & high potential employee (70%), kemudian engaging and motivating employee (56%), building critical employee capabilities and skills (48%), serta attracting and retaining khusus di level senior management (7%). Lebih jauh tentang data ini, ikuti laporan khusus PortalHR berjudul “Eksklusif: Survei Gaji dan Tren Pasar Tenaga Kerja 2012.

Eileen menyebutkan, banyak perusahaan mengaku kesulitan melakukan rekrutmen. Di samping karena faktor skill yang dibutuhkan perusahaan ternyata belum dipenuhi oleh para kandidat, fakta lainnya, imbuh Eileen, bahwa di Indonesia yang kini memiliki angka pengangguran 6,56% (7,7 juta) sebenarnya memiliki 1,6 juta lapangan kerja. “Sayangnya lapangan kerja ini tidak bisa dipenuhi oleh jumlah lulusan diploma maupun universitas yang dalam setahun hanya menyumbang 617.540 fresh-graduate,” tuturnya.

Para kandidat yang berkumpul di beberapa perusahaan besar, juga menjadi kendala lain. Eileen menyebut sebagai there’s no many big fish in the pond. “Tantangan lainnya bagi para praktisi HR adalah menjawab fakta bahwa banyak pelamar bagus berkumpul pada perusahaan-perusahaan tertentu saja. HR harus berpikir keras, bagaimana perusahaannya bisa tampil seksi dan diminati oleh para kandidat,” katanya.

Eileen menambahkan ada tiga key person yang bisa membuat perusahaan menjadi lebih seksi. Pertama adalah CEO, kedua Communications Director dan ketiga HR Director/Regional HR Director. “Ketiganya harus menjadi the winning team. Kalau HR saja jarang ketemu dengan CEO-nya, jangan harap perusahaan itu menjadi seksi. Dan the winning team ini harus dikemas komunikasinya sehingga orang di luar sana melihatnya menjadi sesuatu yang menarik untuk didekati,” ujarnya.

Nah, bagi Anda yang tertarik dengan prediksi tren pasar kerja 2012, simak 10 hottest careers/industries berdasarkan Fortune Magazine:
1. Information Technology (software developers, computer systems analyst)
2. Health Care Professionals (registered nurse, physical therapist, dental hygienists)
3. Health Care Management & Support Staff (general management, finance, marketing, human resources)
4. Engineers (civil engineers)
5. Industrial Skills (logistic, supply-chain management, plant management)
6. Life Science & Biotech (research scientists)
7. Marketing & Sale (sales people)
8. Accounting & Finance
9. Discount Retailers
10. Private Equity Firms (all industries & all functions)

Sedangkan 10 hottest careers/industries di Indonesia berdasarkan peluang pekerjaan yang banyak ditawarkan:
1. Sales & Marketing (product management, direct marketing, marketing communication, sales-retail, sales-corporate, business & development)
2. Finance & Accountant (accountant staff, audit & taxation)
3. Human Resources & General Affair (clerical/admin staff, recruitment, HR supporting staff)
4. Information Technology (application specialist software & network, network & system/DBA, software development)
5. Engineering & Mechanical (civil, mechanical/automotive, electrical)
6. Hospitality (food & beverage, hotel service)
7. Design (arts, creative design)
8. Education (training & development, teacher)
9. Manufacturing (purchasing, maintenance)
10. Professional Service (logistic/supply chain, customer service)

Untuk mendapatkan talent terbaik di pasar, Eileen menyarankan HR harus senantiasa berpikir kreatif. Eileen menyebut creative hiring bisa melalui skills atau motivation, network, employee advocate, serta selling your culture. “Barangkali menarik untuk memahami insight-nya Zappos, di mana perusahaan belanja online ternama ini mempunyai slogan unik, hire slow, fire fast. Malah tak segan-segan ia bersedia untuk pay to quit!,” lanjut Eileen.

Eileen juga menyajikan data tren recruitment melalui social media yang kini marak dilakukan oleh perusahaan-perusahaan besar. PortalHR sendiri pernah menurunkan tulisan panjang mengenai Social Recruiting. Jika Anda tertarik mengikutinya, simak laporan exlusive kami berjudul “Lebih Jauh tentang Social Recruiting Survei 2011” di sini. (rudi@portalhr.com/@erkoes)

Tags: , , ,