Alih-daya IT Hemat Biaya Operasional

Outsourcing atau alih-daya IT merupakan salah satu upaya yang bisa ditempuh oleh perusahaan untuk menghemat biaya operasional dalam situasi ekonomi dan bisnis yang menuntut pemangkasan biaya-biaya seperti saat ini. “Pasar alih-daya IT akan meningkat,” ujar Direktur HR Computercenter Barry Hoffman. “Dalam situasi ekonomi yang sulit, perusahaan mempertimbangkan alih-daya untuk mengurangi berbagai biaya dan meningkatkan nilai tambah,” papar dia.

Barry menunjukkan bukti. Perusahaan yang dipimpinnya, yang menyediakan jasa pelayanan IT, mengalami kenaikan revenue sebesar 8% pada paroh pertama tahun ini. Itu artinya, semakin banyak perusahaan yang melirik pihak ketiga, yakni provider IT, untuk menghemat biaya. Permintaan terhadap alih-daya secara umum meningkat dalam level glogbal, terutama adi Eropa, Timur Tengah dan Afrika (EMEA). Data yang dirilis TPI, sebuah perusahaan jasa berbasis-informasi di Inggris mengungkapkan, EMEA menguasai 61,5% pasar alih-daya pada 2008 berbanding 51% tahun lalu.

“Perusahaan-perusahaan di Eropa memperlihatkan concern mereka terhadap situasi bisnis saat ini dengan mengambil langkah-langkah untuk mengurangi biaya-biaya operasional, dan merestrukturisasi fungsi-fungsi pendukung bisnis mereka agar cost profile lebih variatif,” ujar partner dan presiden TPI untuk wilayah EMEA Duncan Aitchison. “Mereka melakukan ini (alih-daya) untuk mendapatkan benefit dari penghematan biaya jangka pendek, sekaligus memposisikan diri mereka untuk merespon secara lebih efektif ketika ekonomi mulai menguat dan pertumbuhan kembali menjadi agenda utama,” tambah dia.

Tags: