Adopsi Social Media untuk Intranet

Bagaimana memanfaatkan jaringan intranet di perusahaan untuk menciptakan komunikasi yang mengalir? Berikut ini beberapa ide yang sudah digunakan oleh para praktisi HR profesional yang mengadopsi social media tools untuk kepentingan komunikasi internal. Alat bantu ini telah membuat komunikasi di antara para pekerja yang tersebar di berbagai tempat menjadi lebih efisien, ditunjang dengan adanya fitur-fituryang bersifat self-service.

Dengan tools ini, membuat para staf HR menjadi lebih fokus terhadap pekerjaannya serta bisa menangani persoalan yang strategis, saling berbagi tips di antara para pekerja lain dan memberikan diskusi yang menarik tentang topik seputar kesehatan maupun investasi. Dave Zielinski , freelance writer dan editor yang tinggal Minneapolis, seperti ditulis di SHRM.org, menuliskan beberapa cara-cara inovatif dalam memanfaatkan jaringan sosial internal yang telah diterapkan oleh para HR profesional, diantaranya:

Build ties that bind. Adalah AT&T Corp. Yang memiliki tiga inisiatif dalam penggunaan alat jaringan sosial. Yang pertama, a You Matter tool, yakni menciptakan sebuah platform bagi karyawan untuk berbagi ide dan blog, seperti misalnya tentang topic kesehatan dan manajemen investasi. “Kami memonitor blog untuk memastikan orang mengikuti pedoman dan sering menambahkan informasi ke dalamnya,” jelas Marty Webb, vice president of benefits.

Inisiatif kedua, adalah tSpace, adalah fitur seperti LinkedIn di mana karyawan bisa membuat profil dan terlibat dalam diskusi online dengan teman-temannya di komunitas tentang topik seperti talent management. Selain itu, TOP—for Talent Optimization -adalah inisiatif baru AT & T yang akan menggunakan alat jaringan sosial untuk mencocokkan internal talent dengan posisi terbuka. Setiap manajer akan memiliki talent profile yang bisa ditambahkan ke akunnya di jaringan tSpace. “TOP akan memungkinkan orang untuk mencari enterprisewide untuk karyawan dengan keahlian khusus yang diperlukan,” kata Scott Smith, vice president of staffing.

Selanjutnya, Ask and you shall receive. Diterapkan oleh Hitachi Data Systems yang menggunakan perangkat lunak Microsoft SharePoint untuk membuat a central Ask HR yang memungkinkan karyawan mengajukan pertanyaan dan mendapatkan jawaban atas pertanyaan umum. Levent Arabaci, Hitachi’s vice president of human resources menyebutkan ke depan sistem ini akan dikembangkan ke arah pertanyaan yang kompleks kepada staf yang berdedikasi.

Arabaci menjelaskan, Hitachi menerapkan tools ini  karena pihaknya tidak memiliki staf HR lokal di setiap negara. “Kami gunakan untuk mendapatkan pertanyaan yang dikirim ke e-mail alias HR dan meneruskan ke 70 orang yang kemudian akan berebut untuk mencari tahu siapa yang harus segera merespon,” kata Arabaci sambil menyebutkan sekarang ini Hitachi memiliki sistem yang lebih terstruktur dengan waktu respon yang sangat cepat.

Let’s discuss. Ide ini berasal dari Best Buy Corp, sebuah perusahaan electronics retailer, yang meluncurkan Watercooler, sebuah forum diskusi online sejak empat tahun lalu- dengan versi sendiri berupa microblogging, yang digunakan untuk berkomunikasi di seluruh dunia selama pendaftaran paket benefit. Karyawan dapat memposting pertanyaan tentang benefit secara anonim dan mendapatkan respon yang cepat. Jennifer Rock, director of employee communications mengatakan ketika diposting, akan terjadi komunikasi yang hidup di antara para HR profesional dengan sebutan for more high-touch conversations.

Ide lain adalah This blog’s for you. Kris Dunn, chief human resources officer at Kinetix, sebuah perusahaan recruitment process outsourcing, menjelaskan banyak tim HR menggunakan blog untuk berkomunikasi dengan para pekerja, dan ini membutuhkan seni tersendiri. Dunn sendiri telah menulis blog tentang external HR Capitalist sejak 2006. Menurut Dunn, HR blog yang paling efektif adalah yang menyediakan akses ke khalayak internal dan eksternal. “Ada bentuk transparansi yang membuat blog komunikasi internal juga berfungsi sebagai alat branding kerja,” tukas Dunn. (rudi@portalHR.com)

Tags: