Abdul Hamid Batubara Presdir Baru Chevron

Raksasa energi Chevron kini punya ‘kapten’ baru, Abdul Hamid Batubara. Hamid secara resmi menjabat sebagai Presiden Direktur PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) menggantikan Suwito Anggoro yang memasuki masa pensiun pada akhir Februari 2010 lalu.
“Insya Allah, saya akan berusaha meneruskan kinerja baik yang selama ini ditunjukkan CPI,” ujar Hamid dalam siaran pers yang dirilis di Jakarta, Selasa (30/3/2010).
“Saya berharap kerja sama dari semua pihak sehingga saya dapat memimpin CPI untuk terus berkarya dan memberikan yang terbaik bagi negara dan pemegang saham,” tambah dia.
Hamid telah 28 tahun meniti karier di CPI. Sebelumnya dia menjabat sebagai Senior Vice President Sumatera Operation Support yang berkedudukan di Rumbai, Pekanbaru.
Pria yang lahir 52 tahun lalu di Bandung ini bergabung dengan Chevron sebagai Computer Analysts Programmer pada 1982, setelah memperoleh gelar sarjana dari Jurusan Teknik Elektro di Institut Teknologi Bandung (ITB).
Pada 1999, Hamid memperoleh gelar Master of Business Administration (MBA) dari Carnegie Mellon University, Pittsburgh. Perusahaan menempa Hamid dengan menempatkannya di berbagai posisi pada departemen yang berbeda-beda.
Pada tahun yang sama, Hamid mendapat kepercayaan untuk menduduki jabatan Vice President General Affairs, dan dengan kemampuannya di bidang keuangan dia diangkat sebagai Vice President Corporate Finance & Treasury CPI pada 2002.
Tiga tahun berselang, Hamid dipercaya sebagai Vice President of Planning and Technology selama dua tahun, sebelum kemudian menjabat sebagai Senior Vice President Business Services yang berkedudukan di Jakarta.
Tugas dan tanggung jawab Hamid terus berkembang. Pada 2009 dia menjabat sebagai Senior Vice President Sumatra Operation Support hingga akhirnya diangkat menjadi President Director CPI mulai 5 Maret lalu.
Hamid merupakan Presiden Direktur ke-7 CPI. Urutan Presdir CPI sebelumnya adalah:
1. Julius Tahija (1963-1978),
2. Haroen Al Rasjid (1978-1995),
3. Baihaki hakim (1995-1999),
4. Humayunbosha (1999-2004),
5. W. Yudiana Ardiwinata (2004-2005)
6. Suwito Anggoro (2005-2010).

Tags: