8 Agustus Resmi Libur

Ini dia surat keputusan yang sudah ditunggu-tunggu segenap karyawan di Jakarta. Setelah Gubernur Sutiyoso sempat memastikan secara lisan bahwa 8 Agustus saat pemungutan suara untuk memilih gubernur baru diliburkan, kini surat resminya akhirnya turun.

Penetapan hari libur pada 8 Agustus 2007 tersebut dituangkan dalam Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri yang ditandatangani oleh pejabat sementara Mendagri Widodo AS di Jakarta, Senin (30/7/07).

Dengan telah diterbitkannya surat keputusan Mendagri tersebut, maka jajaran direktur atau pun manajer HR di berbagai perusahaan terutama swasta telah memiliki kepastian jika hendak meliburkan karyawan pada hari pelaksanaan pilkada DKI Jakarta tersebut.

Memang, bagi karyawan swasta, surat keputusan tersebut tidak secara otomatis bisa mengikat. Oleh karenanya, Gubernur Sutiyoso sebelum terbitnya surat keputusan Mendagri tersebut telah lebih dulu wanti-wanti agar perusahaan swasta berpartisipasi dalam pilkada dengan meliburkan karyawannya saat pemungutan suara pada 8 Agustus 2007.

“Pengusaha jangan hanya datang minta pertolongan pemda jika sedang ada masalah, tapi juga harus ikut berpartisipasi dalam pilkada dengan memberikan kesempatan kepada karyawannya mengikuti pilkada,” ujar Sutiyoso.

“Kalau tidak bisa libur penuh, paling tidak menerapkan pergantian karyawan, untuk memberikan kesempatan kepada mereka mendatangi tempat pemungutan suara di sekitar tempat tinggalnya,” sambung dia.

Tidak Keberatan

Sementara itu, seperti dilaporkan Bisnis Indonesia, kalangan swasta mengaku tidak keberatan meliburkan karyawan pada 8 Agustus. Setidaknya, Ketua Kamar Dagang dan Industri Daerah (Kandida) DKI Sofyan Pane telah menegaskan hal itu.

“Sebelumnya kami telah melakukan sosialisasi kepada seluruh asosisasi pengusaha di Jakarta untuk sepakat mendukung pilkada,” ujar dia seraya mengimbau agar pabrik dan seluruh perkantoran swasta meliburkan karyawannya pada saat pemungutan suara.

“Untuk bidang-bidang penting seperti produksi bisa diliburkan setengah hari, jadi setelah melakukan pencoblosan karyawan bisa kembali bekerja,” tambah Sofyan memberi solusi.

Tags: