6 Perusahaan Indonesia Bertahan di “Forbes Global 2000”

Enam perusahaan terbuka asal Indonesia berhasil mempertahankan posisinya dalam daftar “Forbes Global 2000” untuk tahun 2009. Enam perusahaan RI yang masuk daftar tersebut mengalami kenaikan peringkat dan dua lainnya turun. Keenam perusahaan itu adalah PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), PT Bank Central Asia Tbk (BCA), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI).

Seperti dilansir Majalah bisnis Forbes, Senin (13/4/2009), di tengah depresi ekonomi yang terjadi saat ini, masih ada peluang untuk mendapatkan uang kas dari perusahaan-perusahaan yang bertahan dari terpaan krisis. AS masih mendominasi jumlah perusahaan yang masuk daftar “Forbes Global 2000”, dengan perwakilan sebanyak 551. Namun, jumlah ini berkurang 200 perusahaan jika dibandingkan tahun 2004.

China menempatkan 91 perusahaannya dalam daftar “Forbes”, Korea 61 perusahaan dan India 47 perusahaan. Dalam daftar tahun ini juga mulai muncul perusahaan dari Kazakhstan. Perusahaan global yang masuk peringkat 10 besar adalah:

1. General Electric (AS) dengan total aset US$ 797,77 miliar

2. Royal Dutch Shell (Belanda) dengan total aset US$ 278,44 miliar

3. Toyota Motor (Jepang) dengan total aset US$ 324,98 miliar

4. ExxonMobil (AS) dengan total aset US$ 228,05 miliar

5. BP (Inggris) dengan total aset US$ 228,24 miliar

6. HSBC Holdings (Inggris) dengan total aset US$ 2,520 triliun

7. AT&T (AS) dengan total aset US$ 265,25 miliar

8. Wal-Mart Stores (AS) dengan total aset US$ 163,43 miliar

9. Banco Santander (Spanyol) dengan total aset US$ 1,318 triliun

10. Chevron (AS) dengan total aset US$ 161,17 miliar

Sedangkan, enam perusahaan Indonesia yang masuk Forbes Global 2000 adalah:

1. Telkom di urutan 675 naik dari tahun lalu di posisi 729 dengan aset US$ 8,74 miliar

2. BCA di urutan 930 naik dari tahun lalu di posisi 1.001 dengan aset US$ 23,17 miliar

3. BRI di urutan 988, naik dari tahun lalu di posisi 1.035 dengan aset US$ 21,56 miliar.

4. Bank Mandiri di urutan 1.014 naik dari tahun lalu di posisi 1.132 dengan aset US$ 33,54 miliar

5. Bumi Resources di urutan 1.809, turun dari tahun lalu di posisi 1.633 dengan aset US$ 2,79 miliar.

6. BNI di urutan 1.960, turun dari posisi tahun lalu 1.862 dengan total aset US$ 19,44 miliar.

Tags: