5 Profesi Paling Hot 2013

Perkembangan tren karir semakin menarik untuk dicermati. Berbagai fenomena yang muncul seperti flexi time, Freelancer ataupun Slash Career semakin terbiasa kita dengar saat ini. Perkembangan teknologi informasi telah mendorong masyarakat semakin mandiri dan berani menjadi single fighter di dunia kerja. Demikian pendapat Ardiningtyas Pitaloka, konsultan senior di Konsultankarir.com kepada PortalHR.

“Meskipun (freelancer) semakin bergaung tetapi belum menjadi tren di Indonesia. Sebagian masyarakat kita (termasuk generasi muda) terkadang masih memiliki pola pikir “please tell me what to do” dalam pekerjaan, “ ujar Tyas sambil menambahkan untuk menjadi freelancer dibutuhkan kemandirian dan kreativitas yang tinggi.

Tyas juga mengetengahkan tentang mewabahnya blog dalam 5 tahun terakhir yang menurutnya memicu kreativitas dan inovasi pemikiran. Tetapi dalam kenyataannya masih belum dimanfaatkan secara optimal. “Lebih banyak yang membuat blog untuk kepentingan praktis, seperti mengumpulkan beragam artikel orang lain, sehingga mirip kliping. Memang tetap bermanfaat, namun sebenarnya bisa untuk hal yang lebih produktif,” ujar Tyas.

Melihat tren di industri saat ini, kami menanyakan pendapat Tyas apa saja profesi yang akan semakin menarik untuk dilirik di tahun 2013 ini. Tyas lebih melihat dari sisi bidang industri yang akan semakin seru pada tahun ini:

1. TI (Teknologi Informasi)

Profesi di bidang ini akan semakin menjadi sorotan. Sejalan dengan perkembangan layanan penyimpanan data di awan yang kian marak, maka perusahaan membutuhkan keamanan dan pemeliharaan yang tepat. Perkembangan bisnis menjanjikan juga datang dari mobile application.

2. Pertambangan

Bidang ini masih menjadi dambaan juga, meskipun dunia bisnisnya sedang gonjang-ganjing di Indonesia. Masih banyak yang mengincar karena memandang pendapatan yang besar,bersaing dengan IT.

3. Perbankan

Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang cukup menggembirakan secara tidak langsung juga menggambarkan peran perbankan.  Persaingan perbankan semakin dinamis, sehingga mereka membutuhkan lebih banyak orang yang mampu menarik nasabah juga menjaganya agar tidak pergi.

4. Pendidikan

Pendidikan di sini lebih dalam arti pengembangan pengetahuan dan skill secara informal. Semakin banyak tuntutan atas spesialisasi sehingga berkembang pula sertifikasi dan training yang akan dikejar karyawan baik secara korporat atau mandiri. Termasuk pengembangan soft skill yang biasanya mengandung pula nuansa motivasi.

5. Otomotif

Meskipun mulai banyak seruan untuk mengurangi jumlah kendaraan terutama di kota besar seperti Jakarta, Bandung, atau Surabaya, bisnis ini masih akan banyak menyerap tenaga kerja, dan kebanyakan masih dari pemain-pemain besar yang telah memiliki nama di Indonesia. (*/@nurulmelisa)

Tags: ,