38% Manajer Pecat Karyawan karena Mencuri

Ada berapa orang yang “panjang tangan” di kantor Anda? Barangkali lebih dari yang Anda kira, setidaknya demikianlah menurut survei terbaru yang dilakukan CareerBuilder.com. Meskipun hanya satu dari sepuluh karyawan yang mengaku (pernah) mencuri sesuatu di kantor mereka, 38 persen manajer melaporkan, mereka telah memecat karyawannya dengan tuduhan pencurian di kantor.

Penelitian yang diberi judul “Kleptomania Kantor” itu dilakukan sepanjang Juni 2006 pada responden yang berjumlah lebih dari 2.200 karyawan, termasuk di dalamnya 1000 orang manajer perekrutan. Peralatan kantor menduduki peringkat satu (15%) barang curian “favorit” di kantor. Menyusul kemudian uang (14%) dan merchandise (11%) berturut-turut di urutan kedua dan ketiga.

Barang-barang lain yang termasuk paling sering dicuri: pernah-pernik milik karyawan, alat-alat pelengkap komputer atau HP, hiasan kantor seperti lukisan dan tanaman hias, paket kopi dan teh, tisu toilet hingga data-data rahasia. Survei ini juga menemukan bahwa pada tingkat pencurian tertinggi terjadi di perusahaan-perusahaan healthcare, IT dan manufacturing. Sedangkan terendah ada pada industri retail, sales dan hospitality.

Respon perusahaan terhadap para pencuri di kantor juga diteliti. Meskipun 45% manajer perekrutan mengatakan akan langsung menindak tegas karyawan yang mencuri di kantor, 48% lainnya menegaskan, tergantung pada objek (curian) dan situasinya. Sedangkan 7% responden mengatakan tidak akan memecat karyawan-pencuri.

“Apapun alasannya, perilaku seperti itu jelas bertentangan dengan nilai-nilai kebersamaan yang dikembangkan perusahaan,” ujar Vice President of Human Resources Careerbuilder.com Rosemary Haefner. “Perusahaan harus menetapkan aturan main yang jelas bagi karyawan dan menerapkan ukuran-ukuran tertentu jika karyawan sudah tak lagi bisa dipercaya,” tambah dia.

Jadi, para manajer, waspadalah.

Tags: