2 Sahabat Steve Jobs jadi Direksi di Apple

Steve Jobs boleh pergi untuk selama-lamanya. Namun Apple yang kini justru tengah bergairah tak boleh berlarut-larut dalam kesedihan. Ini pula yang menjelaskan kenapa Apple bergerak cepat.

Keputusan besar di ambil oleh Apple Inc minggu ini. Tepatnya kemarin, Art Levinson secara resmi didapuk sebagai pengganti Steve Jobs di posisi Dewan Direktur. Selain Levinson, satu lagi posisi direktur diberikan kepada Bob Iger dengan tujuan untuk memperkuat manajemen Apple.

Menariknya, kedua direksi baru Apple ini adalah para sahabat Steve Jobs semasa masih hidup. Levinson sendiri sejatinya pernah berkarir di Apple, jauh sebelum penujukannya yang sekarang. Sejak tahun 2000-2005, ia dipercaya menempati posisi direktur produsen iPad dan iPhone. Selelah keluar dari Apple, Levinson sempat menduduki kursi di dewan direksi di perusahaan obat Genentech dan Roche.

Levinson juga pernah singgah dan menjadi petinggi di Google menggantikan sementara Eric Schmidt yang mundur kala itu. Uniknya, Levinson harus berhadapan dengan Apple, tempatnya bekerja dulu karena ada perselisihan hukum terkait dengan perangkat lunak pada telepon seluler.

Kini Levinson kembali lagi ke Apple, dan dipercaya serta bertanggungjawab bagaimana Apple ke depan tetap bisa terus melahirkan inovasi-inovasi baru. “Apple fokus pada inovasi di kehidupan kita dan itu adalah sesuatu yang selalu saya banggakan,” katanya.

Sedangkan Bob Iger, sebelum dipercaya sebagai salah satu direktur di Apple, ia adalah CEO Disney. Sosok Iger pun dikenal dekat dengan Steve Jobs, terlebih saat keduanya bahu-membahu bekerja sama di perusahaan animasi Pixar. Tak segan, Iger menyebut Steve Jobs sebagai ‘teman sekaligus penasihat terbaik.

Kini masa depan Apple ada di pundak Levinson dan Iger. Tim Cook, selaku CEO Apple, meyakini bahwa penunjukan keduanya akan memberi kontribusi positif pada perusahaan. “Tiga kunci kesuksesan Apple yakni kreativitas, inovasi dan ekspansi akan bisa dieksekusi dengan baik. Saya yakin mereka memiliki kepemimpinan dan visi untuk melanjutkan kesuksesan Apple,” tukas Tim.

 

Tags: ,